Categories: Pekanbaru

FK Unri Taja Pemeriksaan Fisik Paru dan Senam Asma

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berdasarkan profil kesehatan Kabupaten Pelalawan tahun 2016, terdapat 10 penyakit terbanyak di Kabupaten Pelalawan. Di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di urutan pertama.

 

Usaha memaksimalkan kerja paru menjadi penting demi mencegah gangguan organ pernapasan serta menghindari kemungkinan komplikasi penyakit. Untuk memasok kebutuhan oksigen bagi tubuh, idealnya kita menghirup udara bersih.

Selanjutnya udara bersih itupun hanya akan bermanfaat maksimal jika paru berfungsi dengan baik. Penjelasan di atas disampaikan Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Riau (Unri) Dr Sri Melati SpP (K) FISR kepada Riau Pos, Ahad (6/10).

Kata dia, sejak beberapa waktu lalu FK Unri telah aktif memberikan penjelasan ke masyarakat serta melakukan berbagai pengabdian tentang kesehatan. Salah satunya kegiatan pemeriksaan fisik paru dan senam asma yang diadakan di Kabupaten Pelalawan, baru-baru ini. Adapun persertanya adalah masyarakat yang berobat ke Puskesmas Berseri, Kabupaten Pelalawan.

"Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh dokter spesialis paru sehingga dalam memberikan penjelasan ataupun diskusi tanya jawab lebih leluasa bertanya seputar fungsi paru serta mengikutsertakan masyarakat Kabupaten Pelalawan dalam kegiatan senam asma bersama," sebut Sri.

Kegiatan ini menambah wawasan pengetahuan tentang peme­riksaan fungsi paru, menggunakan peak flow meter dan meningkatkan derajat kesehatan dengan senam asma bersama. Bagi FK Unri kegiatan ini  adalah salah satu kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi dengan turun ke masyarakat sehingga dapat memberikan informasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Salah satu alat yang digunakan untuk mengetahui kesehatan paru adalah uji fungsi paru yaitu alat untuk mengevaluasi sistem pernapasan, kelainan yang terkait riwayat penyakit pasien, penelitian berbagai pencitraan paru dan uji invasif seperti bronkoskopi dan biopsi terbuka paru," tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung, 18 September 2019 dan dihadiri oleh dokter-dokter puskesmas, dokter spesialis paru, dokter dan dokter muda  Dr Azizman Saad SpP (K) FISR, Dr M Yusuf SpP, Dr Sonya, Dr Aulia.(nda/c)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

3 jam ago

Teras Lantai Enam Gedung Kejati Riau Terbakar, DPKP Pekanbaru Bawa Enam Mobil Pemadam

Kebakaran melanda teras lantai enam Gedung Kejati Riau akibat dugaan korsleting listrik, petugas DPKP Pekanbaru…

4 jam ago

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

17 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

18 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

18 jam ago

Pelebaran Jalan HR Soebrantas Ditargetkan Selesai Desember 2026, Sisi Depan Unri Jadi 16 Meter

Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…

18 jam ago