Categories: Pekanbaru

Tak Patuhi Social Distancing, Tangkap!

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) —  Terus meningkatnya jumlah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan pasien positif Covid-19 menjadi perhatian serius anggota DPRD Kota Pekanbaru. Masyarakat diingatkan kembali untuk mematuhi anjuran pemerintah agar melakukan social distancing dan physical distancing untuk bisa memutus penyebaran virus corona ini.

"Ada yang tak patuh, tangkap! Jatuhkan sanksi," tegas anggota DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan kepada wartawan, Senin (6/4).

Disampaikannya, dari pantuannya saat ini, masih banyak warga Kota Pekanbaru berkeliaran tanpa ada urusan dan berkumpul-kumpul meski sudah larangan. "Dampaknya sudah jelas itu. Artinya kalau bekerja, silahkan bekerja tapi social distancing dan physical distancing tetap dijaga juga," saran politisi PDI Perjuangan ini.

Update data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru per 6 April 2020 yang berasal dari laporan yang ada di fasilitas kesehatan Kota Pekanbaru mencatat, 1.842 warga Pekanbaru tercatat dalam penyebaran Covid-19. Dengan rincian 1.765 ODP, 72 PDP dan 5 orang positif Covid-19.

Dengan naiknya data penyebaran itu di Kota Pekanbaru, Ruslan mengajak warga melakukan perang secara bersama melawan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Jangan setelah banyak korban berjatuhan baru teriak bagaimana nasib kami, padahal sudah ada larangan. Jangan ditambah lagi, ikuti saja anjuran," kata Ruslan sambil mengajak untuk melawan Covid-19.

Warga Pekanbaru juga diminta senantiasa menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum dan masuk ke dalam rumah. "Jangan disentuh apapun dulu, mandi dulu. Baru bersentuhan dengan keluarga. Begitu cara kita  memutus mata rantainya," sarannya. Ruslan juga mengusulkan agar Pemko Pekanbaru, menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam pandemi penyebaran Covid-19 dan memperketat jalur perbatasan serta mengumumkan dimana saja kecamatan yang masuk dalam tracking penyebaran Covid-19.

"Masa karantina mandiri 14 hari. Yang pulang dari daerah atau keluar negeri dan zona merah seperti Jakarta, kita suruh ODP dan awasi warga sekitarnya sampaikan ke RT dan RW, isolasi diri," tutupnya. Dia berharap, semua pihak bisa patuh, dan kepada gugus tugas Covid-19 untuk tegas.(gus)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

1 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

1 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

2 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

2 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

2 hari ago