Categories: Pekanbaru

Amputasi Adang Prestasi Reni

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kecelakaan lalu lintas yang dialami Reni Arianti merenggut masa depannya. Atlet peraih emas cabor atletik lempar cakram ini terpaksa merelakan kakinya di amputasi. Dia tak bisa berbuat banyak, hanya doa dan keteguhan hati yang dijalani dalam proses pemulihan.

Semuanya tampak panik melihat keadaan Reni Arianti di ruang UGD Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru, Rabu malam. Hingga malam berlarut, rasa cemas dan khawatir yang amat mendalam dirasakan keluarga, kerabat dan segenap rekan sesama atlet binaan KONI itu.

Reni adalah salah satu atlet berprestasi yang berulang kali meraih medali emas dalam cabang olahraga atletik lempar cakram. Dia terbukti telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi-prestasi gemilang yang ditorehkannya.

Sang pelatih, Asnur tak kuasa melihat keadaan Reni yang mengalami patah tulang dibagian kaki, pergelangan tangan hingga lutut. Padahal, Reni adalah atlet yang ditargetkan akan mengharumkan nama Provinsi Riau di gelaran Porwil dan PON mendatang.

"Reni adalah satu-satunya atlet junior masa itu yang bisa melempar cakram hingga 39 meter, dia pemegang rekor. Di Indonesia baru dia di kelasnya," kata Asnur kepada Riau Pos.

Potensi yang dimiliki Reni adalah harapan semua pihak. Namun takdir berkata lain, kaki kanan Reni sudah diamputasi karena mengalami luka yang terlalu parah. "Kita berdoa yang terbaik, semoga keadaannya cepat pulih kembali," katanya.

Balqis, kerabat Reni juga tak kuasa melihat keadaan yang menimpanya. Dia terus memberikan semangat kepada sahabatnya itu untuk tegar menghadapi cobaan yang dialami. Dijelaskannya, usai dilakukan Rontgen terhadap Reni, paramedis langsung melakukan operasi terhadapnya malam itu juga.

"Dia (Reni, red) sudah diamputasi, tadi abis operasi kekurangan darah tapi sekarang sudah terpenuhi kebutuhan darahnya. Mohon doanya," jelas Balqis, Kamis dinihari.

Sembari itu, Balqis dan rekan-rekan atletnya terus mendampingi Reni yang sedang dalam tahap pemulihan.

Sementara ayah korban Laka lantas itu, Zaenal Arifin terus berharap seraya berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar cobaan yang menimpa tersebut dapat dihadapi dengan tabah. Dirinya mengaku pasrah akan kondisi yang menimpa. "Kita gak bisa berbuat banyak, kita orang susah, berdoa dan berharap agar ada solusi terbaik. Semoga anak kami segera pulih," kata dia dengan tatapan mata yang hampa.

Ibu dari Reni, anak ketiga dari lima bersaudara ini tampak pasrah. Dia berharap agar anaknya kembali pulih walau kaki nya sudah di amputasi.

Diberitakan sebelumnya, Reni Arianti terlibat laka lantas saat hendak menghadiri undangan Pelantikan KONI Kabupaten Siak. Dalam keadaan membawa motor sendiri dari Pekanbaru, dia terlibat Laka lantas di Jalan Lintas Siak, Kilometer 37 Koto Gasib, Kabupaten Siak, Rabu (5/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

Ketua KONI Riau Emrizal Pakis akan berupaya memberikan yang terbaik bagi kesembuhan Reni. Sembari itu dia juga berdoa agar proses pemulihan atlet peraih emas binaan KONI segera berlalu.(*1)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

23 menit ago

Bapenda Pekanbaru Tindak Tegas, Hotel Penunggak Pajak Ditempeli Stiker

Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…

59 menit ago

Lelang Aset Meranti Tahap Dua Segera Dibuka, Motor Dinas hingga Scrap Dijual Online!

Pemkab Meranti akan lelang ulang aset daerah 28 April 2026 secara online. Kendaraan dinas dan…

1 jam ago

CJH Riau Kloter Pertama Masuk Asrama Haji 23 April, Siap Terbang ke Tanah Suci!

CJH Riau kloter pertama masuk Asrama Haji 23 April 2026 dan berangkat 24 April. Jemaah…

2 jam ago

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

19 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

23 jam ago