Categories: Pekanbaru

Gubernur Diminta Tegas soal Aryaduta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memutus kerjasama dengan Lippo Group selaku pengelola hotel Aryaduta, mendapat dukungan banyak pihak. Salah satunya datang dari Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar.

Menurut dia, pemutusan kontrak tersebut merupakan marwah Provinsi Riau. Karena sejak awal persoalan tersebut bergulir, pihak Lippo Group sama sekali tidak pernah menanggapi.

"Ini marwah provinsi. Makanya saya minta agar gubernur tegas terhadap Aryaduta. Kalau memang mau putuskan, putuskan langsung," sebut Asri ke pada Riau Pos, Kamis (6/2).

Ia menuturkan, pemutusan kontrak dengan Aryaduta sudah sepatutnya dilakukan. Karena selama ini hotel dengan taraf bintang empat tersebut hanya membayar deviden sebesar Rp200 juta pertahun ke pemprov. Harga tersebut jauh lebih murah dibanding sewa satu ruko di areal perkotaan.

Padahal, jika dilihat dari transaksi atau pendapatan hotel, harusnya deviden yang diberikan hotel Aryaduta jauh lebih besar dibanding yang ada saat ini. Hal itulah yang mendorong komisi III DPRD Riau ingin meningkatkan nilai kerjasama. Sehingga jumlah pendapatan pemprov bisa lebih banyak dan hasilnya bisa digunakan untuk pembangunan.

"Kan semuanya untuk masyarakat Riau. Jika pendapatan lebih, tentu pembangunan bisa lebih maksimal," tambahnya.

Sebelumnya, setelah memastikan tidak akan lagi menjalin kerjasama dengan Lippo Group selaku pengelola hotel Aryaduta, Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Riau langsung bergerak cepat membentuk tim untuk mengkaji pemberhentian kontrak serta pengelolaan hotel Aryaduta ke depannya.

Pelaksana tugas (Plt) Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Mardoni Akrom mengatakan, pembentukan tim tersebut diputuskan setelah dilakukan rapat bersama Biro Perekonomian, Biro Hukum dan HAM, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Inspektorat Provinsi Riau pada, Selasa (4/2) lalu.

"Dalam rapat itu diputuskan dibentuk tim untuk mengkaji pengakhiran kerjasama dengan Lippo Group. Termasuk juga akan membahas bagaimana pengelolaan hotel ini ke depannya," katanya.

Tim tersebut, demikian Doni, akan menganalisa dari berbagai aspek terkait pengakhiran kerjasama pengelolaan hotel Aryaduta. Baik itu soal kompensasi, perhitungan aset sebelum berakhir kontrak kerjasama Pemprov Riaudengan Lippo Karawaci pada 2026 dan hal lainnya.

"Dari kontrak awal kan kerjasama ini berakhir pada 2026 mendatang. Dengan masih adanya tentang waktu tersebut, tentu akan dibahas kompensasinya," sebutnya.

Menurut Doni, wacana pengakhiran kerjasama dengan Lippo Group tersebut sebenarnya sudah pernah disampaikan pihak Lippo. Dengan artian, pihak Lippo juga sudah memiliki rencana untuk menghentikan kerjasama dalam hal pengelolaan hotel Aryaduta dengan Pemprov  Riau.

"Pihak Lippo sebenarnya yang pertama mengajukan untuk penghentian kerjasama. Hanya saja saat itu, Pemprov Riau belum fokus ke sana," jelasnya.(gem)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

16 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

17 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

17 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago