Categories: Pekanbaru

DPRD Soroti Kinerja Pihak Ketiga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – DPRD Pekanbaru me­nyo­roti kinerja perusahaan atau pi­hak ketiga pengangkutan sampah. Pasalnya, tumpukan sampah masih terlihat di mana-mana.

Untuk diketahui, sudah ada pemenang lelang untuk pengangkutan sampah Kota Pekanbaru 2022 ini. Yaitu PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan PT Samhana Indah (SHI) dengan total nilai kontrak lebih kurang Rp55 miliar dari APBD 2022.

Kedua perusahaan pemenang lelang ini adalah pemenang lelang tahun lalu. Namun melihat kinerja perusahaan tersebut pada 2021, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM memberikan kritikan.

"Memang kita lihat tumpukan sampah terlihat di mana- mana dan seharusnya itu bisa terkondisikan dengan baik agar tidak terjadi penumpukan sampah berhari-hari," kata Nofrizal kepada wartawan, kemarin. 

Dengan kondisi saat ini yang mulai dikeluhkan masyarakat, Nofrizal minta jam pengambilan sampah diubah. Yaitu malam hari dan pagi hari. 

"Pengangkutan sampah itu upayakan pagi dan malam. Jangan waktu siang," katanya.

Disarankan Nofrizal, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru harus bisa menuntaskan segera persoalan sampah ini, apalagi perusahaan pengangkut sampah sudah jelas. 

"Perlu dikroscek dan dipantau terus oleh DLHK kinerja dua perusahaan ini, supaya bisa dimaksimalkan dengan kekuatan yang ada," tuturnya.

Angkutan Sampah Ilegal Bisa Dipidana

Angkutan sampah ilegal atau tak  resmi disinyalir menjadi penyebab banyaknya sampah berserakan di beberapa titik di Kota Pekanbaru. Terhadap mereka, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru memberikan ancaman akan mempidanakan.

Demikian ditegaskan Kepala DLHK Kota Pekanbaru Hendra Afriadi, Kamis (6/1) kemarin. "DLHK akan menindak tegas angkutan mandiri ilegal yang membuang sampahnya di tepi jalan, karena itu juga melanggar Perda ketertiban umum, dan Undang-Undang Lalu Lintas, karena membahayakan pengguna jalan," tegas dia. 

Dia melanjutkan, mayoritas pengangkut sampah ilegal membuang sampah di wilayah Kecamatan Binawidya, Tuah Madani dan Payung Sekaki. Seperti di Arengka II, serta Jalan Air Hitam. "Jangan coba-coba, kami tangkap," ungkapnya.(gus/ali)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

21 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago