Categories: Pekanbaru

Tarif Parkir Rp15 Ribu, Jukir di Pekanbaru Langsung Dipecat!

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang juru parkir (jukir) di Kota Pekanbaru diamankan tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setelah kedapatan memungut tarif parkir di luar ketentuan. Jukir tersebut bahkan meminta bayaran hingga Rp15 ribu kepada pengendara mobil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan bahwa penindakan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat.

Tim gabungan langsung turun ke lokasi dan mengamankan jukir yang bersangkutan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/4/2026) malam di depan salah satu rumah makan yang berada di sekitar rumah sakit di Jalan Jenderal Sudirman.

Jukir bernama Fahmi diamankan setelah terbukti meminta tarif parkir di atas ketentuan kepada pengendara yang memarkirkan kendaraan di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO).

Menurut Masykur, tindakan tegas harus dilakukan karena praktik pungutan liar tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencoreng pengelolaan parkir di Kota Pekanbaru.

Setelah diamankan, jukir tersebut diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Namun demikian, Dishub tetap menjatuhkan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap yang bersangkutan.

Selain itu, kasus ini juga akan diproses sebagai tindak pidana ringan (tipiring) oleh Satpol PP.

Masykur menegaskan bahwa sesuai ketentuan yang berlaku, tarif parkir resmi di Kota Pekanbaru untuk kendaraan roda empat sebesar Rp2.000, sedangkan sepeda motor Rp1.000 untuk sekali parkir.

Ia mengimbau seluruh juru parkir di Pekanbaru agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Masyarakat juga diminta untuk berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan adanya pungutan parkir yang melebihi tarif resmi.

Pihak jukir yang diamankan diketahui telah menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa pelanggaran semacam ini tidak dapat ditoleransi dan akan ditindak tegas.(dof)

Redaksi

Recent Posts

Antrean BBM Mengular di Bengkalis, Warga Rela Berjam-jam Demi Pertalite

Antrean panjang BBM terjadi di Bengkalis. Warga harus menunggu berjam-jam akibat stok terbatas dan tingginya…

2 jam ago

Proyek Tol Pekanbaru Dipacu, Wako Usul Nama Pendiri Kota untuk Pintu Tol

Wali Kota Pekanbaru tinjau progres tol dan usulkan nama pendiri kota untuk pintu tol. Proyek…

2 jam ago

RS Unri Terima Penghargaan dari Wali Kota, Siap Perkuat Layanan Darurat 112

RS Unri terima penghargaan dari Pemko Pekanbaru dan siap memperkuat layanan darurat melalui dukungan penuh…

2 jam ago

14 Ribu Siswa SMP di Pekanbaru Jalani TKA, Ini yang Perlu Diketahui

Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…

3 jam ago

Kakek di Rohil Ditangkap, Diduga Cabuli Cucu Kandung

Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.

3 jam ago

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

1 hari ago