Categories: Pekanbaru

Hasil Musda IAKMI Pengda Riau, Nopriadi Terpilih jadi Ketua

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Dr H Nopriadi SKM MKes kembali dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Riau periode 2021-2024.

Ia terpilih pada Musyawarah Daerah (Musda) IAKMI Pengurus Daerah (Pengda) Provinsi Riau yang dilaksanakan secara ofline dan daring atau virtual di Aula Yayasan Hang Tuah Pekanbaru, Ahad (4/4).

Hadir Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Pusat Dr Ede Surya Darmawan SKM MDM,  Dewan Pertimbangan IAKMI Pengurus Daerah Provinsi Riau yang juga Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes, dan perwakilan pengurus IAKMI kabupaten dan kota se Provinsi Riau.

Dalam kesempatan itu, Dr H Nopriadi MKes kepada Riau Pos mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh semua Pengurus Cabang IAKMI Kabupaten Kota se-Provinsi Riau. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pengurus daerah IAKMI Provinsi Riau periode 2018-2021 dan panitia musda yang solid dan penuh semangat bekerja sama, mendedikasikan diri melalui organisasi profesi IAKMI ini.

"Mari kita bersinergi dengan pemerintah dan OP kesehatan lainnya, terus berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat Riau melalui organisasi profesi IAKMI. Kita akan selalu memperjuangkan hak-hak anggota dan kehadiran IAKMI dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Riau," paparnya.

Disebutkannya, IAKMI merupakan suatu organisasi yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu kesehatan yang lebih fokus pada kesehatan masyarakat. Perjuangan dan roh dari organisasi  adalah memperjuangkan peran promotif dan protektif (preventif) sebagai lokomotif pendongkrak meningkatnya derajat kesehatan  masyarakat. Sebab inti dari hidup sejahtera adalah ketika semua orang bisa hidup dengan sehat. Jadi tepat jika ada istilah kesehatan bukan segalanya, namun tanpa kesehatan semua tidak ada artinya.

Perjuangan IAKMI selalu berlandaskan pada miracle. Semua anggotanya harus menjadi keajaiban bagi sesamanya. Miracle memiliki arti pertama managing health efforts. Kedua, innovating new society. Ketiga, research atau evidence base policies. Keempat, apprenticing for perfection. Kelima, communitarian. Ketujuh, leading the society. Kedelapan, educating healthy life stile.(nto/c)    

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

4 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

4 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

4 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

20 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago