Categories: Riau

Gajah Jovi Tutup Usia di PLG Minas, Sempat Dirawat Intensif Selama Sebulan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar duka datang dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak. Gajah jinak bernama Jovi yang berusia 46 tahun dinyatakan mati pada Senin (3/8/2026) malam setelah menjalani perawatan intensif selama lebih dari satu bulan akibat komplikasi penyakit.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ujang Holisudin, mengatakan Jovi mengalami komplikasi infeksi pada saluran pencernaan dan pernapasan. Kondisi tersebut kemudian berkembang hingga memicu myopathy atau gangguan berat pada jaringan otot.

“Gajah Jovi telah berjasa besar membantu penanganan berbagai konflik manusia dan satwa liar di Provinsi Riau, kemarin malam mengembuskan napas terakhir,” ujar Ujang.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa dilindungi tersebut, tim medis BBKSDA Riau langsung melakukan nekropsi setelah Jovi dinyatakan mati. Selain itu, sejumlah sampel organ dan jaringan juga diambil untuk menjalani pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.

Menurut Ujang, tanda-tanda penurunan kondisi kesehatan Jovi mulai terlihat sejak 1 Juli 2026. Saat itu gajah jantan tersebut mengalami penurunan nafsu makan, tubuh melemah, tremor atau kejang, serta kekakuan pada kaki, belalai, dan ekor yang membuatnya kesulitan berdiri.

Sejak gejala awal muncul, tim medis BBKSDA Riau segera memberikan penanganan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kesehatan satwa. Berbagai terapi dilakukan, mulai dari pemberian cairan infus selama 24 jam, vitamin, antibiotik, obat antiinflamasi, asam amino, terapi suportif, hingga pemantauan kondisi klinis dan pemeriksaan laboratorium secara berkala.

Koordinator Tim Medis BBKSDA Riau, drh Rini Deswita, menjelaskan kondisi Jovi sempat menunjukkan perkembangan selama masa perawatan. Kekakuan pada bagian tubuhnya mulai berkurang, nafsu makan perlahan membaik, bahkan pada hari keenam perawatan Jovi sempat mampu berdiri dan berjalan beberapa langkah.

“Sempat menunjukkan perkembangan. Bahkan hasil pemeriksaan laboratorium darah yang dilakukan secara berkala juga menunjukkan adanya penurunan tingkat infeksi setelah mendapatkan terapi,” ujar Rini.

Meski demikian, gangguan pada jaringan otot terus berkembang menjadi myopathy berat. Akibat kondisi tersebut, Jovi kembali tidak mampu berdiri meskipun kebutuhan nutrisi dan cairannya terus dipenuhi melalui pemberian pakan khusus serta terapi infus intensif.

Selama proses perawatan, BBKSDA Riau juga mendapat dukungan dari Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik Kementerian Kehutanan. Berbagai konsultasi teknis dilakukan bersama dokter hewan dari sejumlah unit di lingkungan Kementerian Kehutanan untuk menentukan langkah penanganan terbaik.

Namun pada Ahad (2/8/2026), kondisi kesehatan Jovi kembali menurun drastis. Gajah tersebut tidak lagi mau makan maupun minum sehingga tim medis meningkatkan intensitas terapi.

Keesokan harinya sekitar pukul 16.00 WIB, suhu tubuh Jovi meningkat hingga mencapai sekitar 40 derajat Celsius. Tim medis terus memberikan terapi cairan melalui infus, cairan oral, cairan rektal, serta berbagai tindakan suportif lainnya.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, kondisi Jovi terus memburuk. Pada pukul 20.43 WIB, gajah tersebut mengalami tremor hebat dan empat menit kemudian, tepat pukul 20.47 WIB, dinyatakan mati.

Redaksi

Recent Posts

Tampil Dominan di Final, Tim Putra SMA Darma Yudha Sabet Juara HSBL 2026 Pekanbaru Series

Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…

13 jam ago

Polda Riau Sosialisasi Uji Kompetensi Satpam dan Luncurkan Layanan KTA Keliling

Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…

14 jam ago

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

1 hari ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

1 hari ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

2 hari ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

3 hari ago