Anggota DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST (bertopi) ikut mengaduk semen untuk membuatan drainase dalam kegiatan gotong-royong bersama warga Jalan Melur Ujung RT 1 RW 16 Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, akhir pekan lalu. (Agustiar /riau pos)
TUAH MADANI (RIAUPOS.CO) – Mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan, warga Jalan Melur Ujung RT 1/RW 16 Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, menggelar gotong-royong (goro) membersihkan dan membangun drainase, akhir pekan lalu.
Goro ini juga diikuti anggota DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST. Sigit berharap kegiatan ini menjadi kegiatan rutin dan menjadi awal dari kepedulian terhadap lingkungan. Sehingga jika hujan deras turun, air tak lagi menggenang atau membanjiri kawasanter sebut.
”Kegiatan goro ini inisiatif warga, jadi kami turun membantunya. Karena ada beberapa titik yang harus dibenahi. Termasuk membuat drainase lingkungan yang permanen,” kata Sigit Yuwono, Senin (5/2).
Selama ini, genangan air atau banjir yang kerap terjadi di daerah Sidomulyo Barat, karena drainase tersumbat, bahkan tidak berfungsi sama sekali. Dampaknya, hujan sebentar saja, air langsung tergenang, bahkan nyaris masuk ke rumah warga. Ini pula yang menghantui warga setempat.
”Dengan membenahi parit-parit di lingkungan, bisa meminimalisir banjir. Bahkan bisa tidak terjadi lagi. Ini harapan kita, ya mudah-mudahan ke depannya, tidak terjadi lagi banjir, dengan syarat, warga menjaga paritnya, agar tak tersumbat,” paparnya.
Politisi Partai Demokrat ini juga mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru agar bisa melaksanakan goro di wilayah lingkungannya masing-masing.
”Ini juga membantu pemerintah dalam hal penanganan banjir. Karena banjir di pemukiman ini terjadi, kebanyakan karena parit tak berfungsi atau tersumbat. Jadi, kita sarankan kepada seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di perumahan, mulai lah melaksanakan goro agar terhindar dari banjir,” pintanya.(gus)
Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…
Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…
DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…
Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…
Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…
146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…