Jimly Asshiddiqie
KOTA (RIAUPOS.CO) — Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bersama dengan unsur-unsur yang ada di Universitas Riau (Unri), melaksanakan penanaman pohon di areal kampus Unri. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung gerakan penyelamatan lingkungan hidup.
Pada kesempatan itu, Rektor Unri yang diwakili oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri, Iwantono menyampaikan melalui areal seluas 340 hektar yang ada di kampus Unri, sangat memungkinkan untuk diakukan penghijauan.
"Unri juga sebagai bagian dari paru-paru kota. Karenanya untuk aktifitas penghijauan sangat memungkinkan untuk dilakukan. Selain itu juga untuk lahan pembangunan fasilitas penunjang perkuliahan. Karenanya, dengan bersama-sama maka kita bisa memajukan universitas," ujar Iwantono belum lama ini.
Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Prof Dr Jimly Asshiddiqie SH MH menyampaikan setiap hari kita menanam adalah untuk masa depan. "Betapa pentingnya kita menanam. Sangat diperlukan konsistensi dalam sikap. Memperhatikan alam dan berpegangan terhadap nilai-nilai agama untuk menjadi rahmat bagi semua alam," ucapnya.
"Indonesia tercatat memiliki hewan liar terbanyak dan juga memiliki banyak hewan liar yang terancam punah didunia. Oleh karena itu, gerakan penghijauan sudah sangat diperlukan. Ini juga merupakan isu lingkungan yang menjadi isu kemanusiaan," katanya.
Lebih lanjut dijelaskannya, Indonesia juga merupakan salah satu bagian dari paru-paru dunia. Mengingat adanya ancaman pemanasan global disejumlah wilayah dunia.(dof)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…