Categories: Pekanbaru

Gepeng dan Pak Ogah Kembali Menjamur

RIAUPOS.CO – Kota Pekanbaru sempat bersih dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL), Pak Ogah, serta gelandangan dan pengemis (gepeng). Ini terjadi menjelang kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Riau.

Kini, PKL, Pak Ogah, dan gepeng kembali menjamur.

Pantauan Riau Pos, Selasa (4/6) di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di simpang Mal SKA dan Living World, belasan gepeng melakukan aksi minta-minta dengan membawa kotak, alat kebersihan, dan lainnya.

Tak jarang, pengendara motor dan mobil yang enggan memberi uang dan menerima jasa mereka, para gepeng tetap bersikeras dan meminta imbalan kepada pengendara.

Pak Ogah juga mulai kembali ke jalan-jalan. Seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan HR Soebrantas, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno Hatta, dan lainnya.

Sedangkan di Jalan HR Soebrantas, PKL kembali berjualan di pinggir (bahu) jalan dan di atas trotoar.

Salah seorang pengendara mobil Heri Setiawan menyesalkan kembalinya para gepeng dan Pak Ogah. Padahal mereka sempat tidak ada selama beberapa hari saat presiden datang

”Harus ada tindakan tegas. Mereka bekerja dengan sekadar menadahkan tangan ke pengendara, kalau tidak dikasih marah dan melakukan aksi yang tidak pantas. Seharusnya pemerintah bisa menertibkan semuanya agar kota ini aman dari para gepeng dan Pak Ogah,” tegasnya

Menyikapi hal ini Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengaku pihaknya sudah  mengintensifkan penertiban aktivitas gepeng yang masih kerap dijumpai di sejumlah persimpangan jalan.

Mereka menjangkau gepeng yang ada di persimpangan jalan di Kota Bertuah. Selain itu, Satpol PP Kota Pekanbaru juga menertibkan Pak Ogah atau pengatur lalu lintas ilegal yang ada di sejumlah ruas jalan.

”Penertiban aktivitas gepeng dan Pak Ogah ini juga menjadi atensi kami. Mereka ada di persimpangan jalan, lampu-lampu merah, dan ruas jalan protokol,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan uji coba menempatkan personel Satpol PP di titik-titik rawan gepeng dan Pak Ogah. Hal ini untuk mengantisipasi aktivitas mereka di jalanan.

”Saat ini masih ada kita temui aktivitas gepeng dan pak ogah di sejumlah ruas jalan. Ini terus kami tertibkan,” ujarnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

21 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago