kolam-pekanbaru-city-park-dipenuhi-sampah-dangkal-dan-penuh-sampah
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — DANGKAL, berlumut, bauk dan penuh sampah. Seperti inilah kondisI kolam penampungan air hujan yang ada di kolam Pekanbaru City Park yang berada di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
Dari pantauan Riau Pos, Selasa (4/2) sejumlah fasilitas yang dimiliki oleh Pekanbaru City Park sudah tampak cantik, dengan beberapa fasilitas olahraga dan area pejalan kaki.
Namun, tumpukan sampah plastik serta lumpur dan lumut yang mengotori seluruh sisi kolam, menampakan kesan kumuh dari salah satu area publik milik Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut.
Dahlia, salah seorang pengunjung mengatakan, kondisi kolam Pekanbaru City Park yang terlihat berlumpur dan dangkal tersebut membuat para pengunjung seperti dirinya merasa tidak nyaman.
Pasalnya, saat siang hari aroma lumpur tercium sangat tajam saat para pengunjung mendekati bibir kolam.
"Ya, sayang sekali kalau tidak terurus seperti ini. Sebaiknya segera diperbaikilah atau lakukan pengerukan biar pengunjung juga lebih nyaman saat berkunjung di kawasan ini," ucapnya.
Sementara itu, hal yang sama juga diutarakan oleh Zamran, salah seorang pengunjung di kawasan tersebut. Menurutnya, Pemko Pekanbaru dapat lebih serius menangani sejumlah fasilitas publik yang kini dalam kondisi tidak terawatt, serta masih menjadi kawasan yang rutin dikunjungi oleh warga.
Apalagi, di Pekanbaru City Park ini banyak masyarakat yang menghabiskan waktu luang bersama keluarga kecil mereka, untuk menikmati sejumlah fasilitas yang ada, tapi terganggu dengan aroma busuk dari dalam kawasan kolam yang kondisinya sudah tak layak.
"Jorok banget ini. Apalagi, kalau sore banyak orang yang sengaja mengambil lumut di dalam kolam sampai-sampai pas mereka melintas aroma lumpurnya itu tidak tertahankan. Saya berharap ini segera diperbaiki lah. Biar kita nyaman juga," harapnya.
Sementara itu, Yanti salah seorang petugas kebersihan di kawasan tersebut mengatakan, selama ini pihaknya sudah melakukan perawatan dengan maksimal . Hanya saja keterbatasan anggota untuk membersihkan beberapa taman kota yang ada, tapi memang kesadaran para pengunjung yang datang masih terlihat kurang. Terlihat dari banyaknya sampah sisa-sisa makanan yang sengaja ditinggalkan oleh pemiliknya.
"Ini lihat banyak lagi sampah bekas tempat makan mereka yang sengaja ditinggalkan. Kita juga berharap pengunjung sadar kebersihan juga, karena sekarang kan sudah banyak tong sampah yang diletakkan di sudut-sudut taman ini," katanya.(ksm)
Laporan: PRAPTI DWI LESTRI
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…