Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyapa anak-anak dan warga saat meninjau beberapa titik lokasi rawan banjir di Rumbai Pesisir, Jumat (2/1/2026) malam.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan curah hujan masih akan tinggi hingga pertengahan Januari 2026.
Agung menekankan pentingnya peran aktif warga dalam memantau kondisi lingkungan sekitar, khususnya di wilayah rawan banjir. Ia meminta masyarakat segera melaporkan kepada pemerintah setempat apabila mulai terjadi genangan air atau kondisi darurat lainnya.
“Begitu ada tanda-tanda banjir atau kondisi darurat, segera sampaikan ke lurah. Kami sudah membangun koordinasi bersama relawan di daerah-daerah rawan banjir,” kata Agung, Ahad (4/1).
Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan banjir. Relawan telah disiagakan di sejumlah titik rawan, termasuk kesiapan logistik dan sarana pendukung jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi warga.
“Relawan, dapur umum, hingga perahu sudah kami siapkan. Semuanya dalam kondisi siap digunakan,” ujarnya.
Meski seluruh perangkat penanganan telah dipersiapkan, Agung berharap cuaca ekstrem tidak sampai menimbulkan bencana banjir. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan.
“Kita siap, tetapi tentu berharap banjir tidak kembali terjadi di Pekanbaru,” tutupnya.(ilo)
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…