tak-punya-fasum-warga-kampung-bandar-minta-dibelikan-net
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wilayah pemukiman padat penduduk Kelurah Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan sedang berjuang membangun fasilitas umum (fasum) bidang olahraga. Bahkan sarana olahraga tersebut, bila selesai, akan menjadi satu-satu pusat kegiatan masyarakat di sana.
Ketua RW II Kampung Bandar H Juli Usnan ST menyebutkan, di kampung mereka memang ada kawasan wisata Rumah Singgah Tuan Kadi maupun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Siak River, namun tidak dapat dinikmati warga. Bahkan untuk pengunjung umum saja menurut Juli tidak cukup.
''Hanya lapangan volly inilah yang jadi milik warga sebagai sarana berkumpul, hiburan sekaligus olahraga, khusus untuk warga,'' kata Juli, siang ini.
Fasilitas olahraga yang tidak jauh dari Destinasi Wisata Rumah Singgah Tuan Kadi tersebut ternyata tidak pula sepenuhnya dapat dinikmati warga. Sudah disahkan dengan pemasangan plang nama sebagai Pusat Kegiatan Masyarakat setempat, namun fungsinya juga berbagi sebagai area parkir bagi pengunjung destinasi wisata RTH dan Rumah Singgah Tuan Kadi.
Maka Juli mengundang khusus Camat Senapelan Norpendike Prakarsa SSTP MSi dan Lurah Kampung Bandar Meta Satria SMn pada Ahad (3/10) kemarin untuk bergotong royong menyelesaikan penimbunan lapangan Voly tersebut.
Fungsi lain lapangan Voly yang berada di tepi Sungai Siak tersebut tidak kalah penting. Ini akan menjadi salah satu solusi untuk menghadapi tumpah-ruahnya kendaraan bila terjadi puncak kunjungan ke Kampung Bandar. Maka dirinya meminta dukungan penuh Pemko Pekanbaru untuk menyelesaikan lapangan volly tersebut.
''Kami butuh dukungan maksimal dari Pemko. Karena ini juga berfungsi sebagai area parkir, maka lapangannya akan kami tarik sampi tepi sungai. Selain hari ini (kemarin, red) kami harus menimbun sampai rata, kami juga perlu net keliling lapangan. Karena lapangan ini langsung menghadap sungai. Sudah kami ajukan proposal juga ke Dispora dan lainnya. Besar harapan kami dapat menerima bantuan ini,'' kata Juli.
Camat menyebutkan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan untuk mendukung upaya masyarakat mendapatkan fasilitas olahraga mereka sendiri. ''Kebetulan, di Kecamatan itu ada anggaran yang bisa digunakan untuk kegiatan seperti ini. Maka hari ini kami salurkan dan bersama warga mengerjakannya. Ini nanti diratakan semua hingga ke tepi Sungai Siak. Ini penting, karena selain sebagai lapangan bola juga area parkir,'' kata Norpendike.
Area parkir merupakan masalah krusial bagi komplek wisata Kampung Bandar yang memang sangat potensial. Karena pada puncak kunjungan pada malam hari pada akhir pekan, jalanan menjadi padat karena area parkir terbatas. Hingga banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan, hingga jalan menjadi macet.
Ketika macet, bukan hanya pengunjung yang terdampak, tapi juga lalu lintas warga Kampung Bandar sendiri. Masalah ini juga menjadi bahan diskusi serius Camat, Lurah dan Ketua Pokdarwis Kampung Bandar Juli Usnan. Menurut Juli, dua fungsi lapangan bola volly di Kampung Bandar ini sama pentingnya. Sama pula pentingnya bagi warga maupun bagi wisatawan.
Laporan: Hendrawan Kariman (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru meraih Best Implementer Awards Seameo Biotrop 2025 atas inovasi pertanian perkotaan…
Stok BBM dan elpiji di Indragiri Hilir dipastikan aman jelang Idulfitri. Namun harga cabai merah…
Jembatan gantung Sungai Gansal di Batang Gansal, Inhu resmi dibuka. Warga kini lebih mudah menyeberang…
Kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Delima Pekanbaru. Api cepat menyebar, sementara seorang driver ojol berusaha…
Polda Riau menggelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lancang Kuning 2026. Bupati Siak menekankan sinergi pemerintah…
Pemkab Rohul menggelar pawai obor berjalan kaki untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 H, menggantikan…