Categories: Pekanbaru

PSBM Harus Disertai Bansos Khusus

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) -PEMBATASAN Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di empat kecamatan yang berada di Kota Pekanbaru memasuki jilid II. Mulanya pada 15 September hingga 29 September hanya berlaku di Kecamatan Tampan saja. Namun, mengingat kasus Covid-19 di Riau masih mengalami kelonjakan, maka PSBM pun diperluas di tiga kecamatan yaitu Bukitraya, Marpoyan Damai, dan Payung Sekaki. Dilaksanakan pada Sabtu (3/10) pukul 21.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB.

Berangkat dari situ, yang terjadi di lapangan tidak seperti pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dimana bantuan sosial (bansos) begitu terlihat dari pihak manapun. Usai PSBB dan berlanjut ke new normal sampai ke PSBM tampak terjadi perubahan.

Riau Pos mencoba bertanya bagaimana kacamata pengamat kebijakan publik Khairul Amri menanggapi hal ini. Menurutnya, jika ditanya soal bansos perlu dipertanyakan apakah anggaran itu masih ada. "Jika misalnya ada (anggaran, red) tentu ini bergantung pada pemerintah provinsi ataupun kota. Kalau pemerintah berani, PSBM harus disertai dengan bansos khusus buat masyarakat prasejahtera yang belum tersentuh bantuan PKH atau bantuan lainnya. Sebaiknya ada bansos," tegasnya. Katanya, meski masyarakat bisa bekerja, namun kebutuhan terus meningkat. Khususnya, yang punya anak dan sekolah. "Anaknya kan butuh android dan kuota internet. Masyarakat yang pra sejahtera selain memenuhi kebutuhan pokok namun harus ditambah kebutuhan paket internet dan penting untuk diperhatikan," ungkapnya.

Sebelumnya, Wako Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT menyebutkan, bansos baru akan dibagikan pemerintah jika benar-benar perlu. "Diberikan bila betul-betul diperlukan. Karena PSBM ini menggerakkan masyarakat menjadi masyarakat produktif. Jadi masih bisa beraktivitas dengan erkonomi," kata dia. (ali)

Laporan : Ali Nurman Dan Sofiah

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

22 jam ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

22 jam ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

22 jam ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

1 hari ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

1 hari ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

2 hari ago