Categories: Pekanbaru

Observasi dan Belajar Jurnalistik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan siswa SMAN 1 Lubuk Dalam, Kabupaten Siak yang terdiri dari siswa XII IPS1 dan XII IPS3 melakukan kunjungan ke redaksi Riau Pos di lantai 3 Graha Pena Riau, Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, Kamis (3/10).

Kepala SMAN 1 Lubuk Dalam, Masaruddin SPd MM mengaku, kegiatan ini merupakan observasi yang rutin diadakan setiap tahun, dalam rangka implementasi langsung penerapan kurikulum K13, agar guru dan siswa termotivasi dalam memperluas wawasan setiap disiplim ilmu yang dipelajari di sekolah. 

“Ini implementasi dari penerapan kurikulum K13 yang sudah berjalan selama beberapa tahun ini di sekolah kami,” kata Masaruddin.

Masaruddin mengungkapkan, selama ini siswa-siswanya sudah banyak belajar terkait dengan multi media melalui pembelajaran di sekolah. Kali ini ia membawa anak didiknya untuk dapat bertanya secara langsung kepada Riau Pos terkait dunia jurnalistik.

“Mana tau nanti mereka bisa jadi jurnalis, kalau sudah biasa menulis mungkin mereka nanti bisa bergabung di dunia pers,” ungkap Masaruddin.

Dengan adanya agenda ini, Masaruddin berharap timbul keinginan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Agar siswa termotivasi dan ada keinginan untuk lanjut ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Kunjungan ini disambut baik oleh Redaktur Pelaksana Riau Pos Abdul Ghafur. Dalam pertemuan itu Gafur menjawab semua pertanyaan terkait dunia jurnalistik, yang dilontarkan oleh siswa SMAN 1 Lubuk Dalam secara bergantian.

Gafur menjelaskan, Riau Pos sebagai salah satu media di Riau selalu menjaga kualitas dan keaslian berita, guna menumbuhkan kepercayaan dari pembaca. Ia juga menekankan kepada siswa-siswa tersebut untuk berhati-hati agar tidak menyebarkan berita hoaks yang banyak beredar di media sosial.

“Kita selalu menjaga kualitas berita agar menjaga kepercayaan pembaca. Jangan sampai ada berita bohong di Riau Pos,” tegas Gafur.

Untuk itu, Gafur menambahkan, Riau Pos berupaya menetralisir berita hoaks dengan membuat rubrik anti hoaks. Hal ini juga didasari oleh mudahnya masyarakat terporovokasi dengan berita-berita hoaks yang beredar.

“Begitu cara Riau Pos menjaga agar tidak ada berita hoaks yang beredar di tengah masyarakat. Karena berita hoaks bisa memecahbelah kita semua dan ini berbahaya,” ucapnya Gafur.(*2) 
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

21 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

21 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

21 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

22 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

22 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

22 jam ago