Categories: Pekanbaru

Segera Tutup atau Ditindak Tegas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meski di tengah bulan Ramadan dan pandemi Covid-19, jika melintas di Jalan SM Amin ujung dan Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, masih banyak dijumpai warung remang-remang yang diduga menyediakan pekerja seks komersial (PSK) para laki-laki hidung belang.

Selain menyediakan PSK, diduga juga menyediakan minuman keras. Namun ini tak kunjung dilakukan penertiban. Bahkan suasana seketika berubah jika melintas pada malam hari.

Dari pantauan Riau Pos di Jalan SM Amin ujung dan Jalan Air Hitam pada malam hari, terlihat beberapa warung remang-remang menyediakan wanita paruh baya dengan berpakaian seksi duduk di pinggir jalan.

Terlihat beberapa wanita berpakaian seksi tampak berdiri sambil melambai-lambaikan tangan ketika melihat kendaraan bermotor yang melintas. Aktivitas tersebut membuat warga Kota Pekanbaru risih.

Seperti yang disampaikan Kasim, salah seorang warga Kecamatan Rumbai yang sering melintas di jalan tersebut. Ia mengaku resah karena setiap kali melewati Jalan SM Amin ujung di malam hari, ia melihat aktivitas di warung remang-remang yang tidak sesuai norma agama. Banyak wanita berpakaian seksi sedang menunggu laki-laki hidung belang.

"Kebetulan saya sering melintas di jalan tersebut, apalagi kalau malam hari saya sering melihat sejumlah wanita berpakaian seksi mangkal di remang-remang tersebut menawarkan dirinya," sebutnya, Senin (4/5).

Untuk itu, Kasim meminta tidakan tegas dari instansi terkait untuk menertibkan dan membongkar keberadaan warung remang-remang tersebut. Ia menilai aktivitas di warung remang-remang bertentangan dengan visi wali kota mewujudkan Pekanbaru Smart City Madani. Selain warung remang-remang, di Jalan Air Hitam tersebut juga marak panti pijat plus-plus.

"Saran saya sebagai masyarakat Kota Pekanbaru, ya harus ditutup dan dibongkar keberadaan remang-remang itu. Mereka tidak punya izin, diduga jadikan tempat remang-remang penyedia PSK dan menyediakan minuman keras," jelas Kasim.

Menanggapi hal tersebut, Camat Payung Sekaki Fauzan, mengatakan, rutin menggelar sosialisasi dan patroli bersama aparat, dinas terkait, lurah dan camat di warung diduga ramang-remang Jalan SM Amin Ujung tersebut.

"Awal sejak terjadinya Covid-19 itu kami sudah turun ke lokasi bersama polisi, TNI, lurah dan saya sendiri sebagai camat, tokoh masyarakat, RT/RW dan lain-lain, dan aktivitas di tempat tersebut sudah berkurang," ujarnya, Senin (4/5).

Untuk itu, kami mengimbau kepada mereka, agar kesadaran mereka untuk menutup dan menghentikan aktivitas tersebut. Apalagi aktivitas mereka tengah malam. Saya berharap agar ditiadakan, karena secara norma dan legalitas tidak diizinkan. Karena perbuatan atau pekerjaan-pekerjaan di luar norma-norma yang berlaku, pemerintah tidak mengizinkannya.

"Untuk itu kami minta kesadaran mereka sebelum itu ditertibkan, agar aktivitas itu segera dihentikan dan ditutup. Jadi, upaya-upaya persuasif, mengimbau dan mengajak mereka untuk mengikuti aturan dan norma-norma yang berlaku, sebelum dilakukan penindakan," tegasnya.(ade)

Laporan: DOFI ISKANDAR (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

5 jam ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

10 jam ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

11 jam ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

11 jam ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

16 jam ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

18 jam ago