Categories: Pekanbaru

Wali Kota Akui Pencairan Lambat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memproyeksikan pergeseran anggaran untuk percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19) sebesar Rp 115 miliar. Pencarian anggaran ini diakui terlambat.

Demikian dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu. Ini usai evaluasi hari terakhir penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama di Kota Pekanbaru yang berakhir 30 April lalu. PSBB sendiri diperpanjang 14 hari lagi di tahap kedua.

Alasan keterlambatan ini kata Wako Pekanbaru adalah pergeseran anggaran yang tak mudah dilakukan. "Keterlambatan kita untuk mencairkan juga termasuk bapak-bapak polisi dan TNI, kita masih belum bisa (mencairkan, red)," kata Wako Pekanbaru.

PSBB tahap pertama di Kota Pekanbaru sudah berjalan sejak 17 April lalu. Sementara, pergeseran anggaran baru masuk tahap finalisasi di pekan terakhir April. Setelah itu, pergeseran yang dilakukan dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan dan Gubernur. "Pergesersn  anggaran administrasinya juga bukan mudah. Tidak bisa simsalabim. Karena nanti akan  dipertanggungjawabkan. Alhamdulillah sudah akan cair," sambungnya.

Dampak dari mewabahnya Covid-19, kegiatan fisik yang bersumber dari APBD Kota Pekanbaru tahun 2020 ditunda pelaksanaannya. Hal ini bukan hanya karena anggaran yang terbatas, namun juga penerimaan daerah dipastikan akan menurun.  Total, Rp115 miliar dijanjikan disiapkan baik untuk sarana kesehatan dan keperluan penanggulangan Covid-19 maupun penyediaan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah jika karantina wilayah diterapkan.

Angka kisaran Rp115 miliar tersebut akan dipenuhi dari pergeseran anggaran untuk keperluan penanganan Covid-19. Termasuk kemudian menunda kegiatan fisik yang sudah dianggarkan. Langkah ini disebut sesuai perintah presiden dan juga melalui kementerian teknis agar daerah berkonsentrasi menggunakan anggaran menanggulangi Covid-19.(ali)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

2 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

2 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

2 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

5 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

1 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

1 hari ago