Categories: Pekanbaru

Reputasi Pemko Jadi Sorotan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gara-gara status di media sosial pribadi miliknya, Kabag Humas Pemko Pekanbaru mendapat sorotan publik, lantaran status yang dibuatnya seperti tidak mencontohkan dirinya sebagai pejabat publik. Status tersebut menyebut menyebut tidak baik kepada pimpinan DPRD.

Pengamat Kebijakan Publik, Khairil Amri, mengungkapkan, sikap Humas sangat disayangkan, mengingat perannya adalah sebagai jembatan masyarakat Kota Pekanbaru dengan organisasi eksternal Pemko seperti DPRD dan publik. Semakin canggih teknologi, kebutuhan informasi publik pun semakin tinggi.

Menurutnya, peran Humas sangat diperlukan masyarakat karena fungsinya menjaring informasi publik. Kemudian memberikan apa yang terjadi pada publik serta menjaga citra dan reputasi hubungan Pemko dengan lembaga lainnya.

"Jika informasi yang beredar benar, sangat disayangkan sekali. Ini Humas yang nggak mengerti tugas fungsinya atau mungkin saat itu sedang emosi. Harusnya menjaga citra dan reputasi Pemko, yang ada di tangan dia," ungkapnya.

Selain itu, sebaiknya Humas fokus memberikan penjelasan pada publik misalnya tentang sembako yang tak kunjung turun. Misalnya, kalaupun turun, Amri mengatakan, bisa menjawab, itu hanya beras cadangan pemerintah.

"Anggaran di atas 100 M itu untuk apa. Sebaiknya lebih baik menjelaskan itu kepada public, b ukan mengomentari hal-hal yang tidak penting yang bukan tugas dia. Itu yang sebaiknya dilakukan Humas. Sehingga di sini publik bisa menilai. Artinya, kewibawaan Pemko akan dipengaruhi oleh sikap, ucapan ataupun yang disampaikan Humas baik melalui mulut atau sosial medianya," tegasnya.

Lebih lanjut, DPR sudah melakukan hal yang benar perihal menyatakan sikap dan menyampaikan rekomendasi kepada wali kota.

"Wali Kota harus mengevaluasi yang sudah dilakukan Kabag Humas di Pekanbaru karena apa yang dilakukannya merugikan Pemko saat sekarang ini," tuturnya.

Meski menurutnya bukan persoalan yang begitu serius, tapi Humas seharusnya memberikan penjelasan kepada public, bukan sebaliknya. Termasuk PSBB yang tidak tuntas.

"Lagi-lagi menyoal PSBB yang tidak tuntas baik legislatif, anggota dewan dan Pimpinannya, kembali fokus ke PSBB. Pemko ynag sudah menganggarkan ratusan miliar sekarang kemana dananya? Itu yang menjadi pertanyaan. Jelaskan ke publik dana PSBB itu untuk apa aja, apakah ada masuk ke sembako, distribusi, pengamanan dan lainnya. Artinya jangan ada penggemukan distribusi," tegasnya sekali lagi. (s)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

1 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

1 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

1 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

1 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

2 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

2 hari ago