Kepala Dissos Kota Pekanbaru Dr H Idrus MA
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jelang bulan suci Ramadan 1445 H yang akan berlangsung beberapa hari lagi, Dinas Sosial (Dissos) Kota Pekanbaru kembali melakukan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) di sejumlah titik di Kota Pekanbaru.
Menurut Kepala Dissos Kota Pekanbaru Idrus, Jumat (1/3), penertiban terhadap gepeng tersebut rutin dilakukan oleh tim Satgas Dissos Pekanbaru ke sejumlah badan jalan dan lampu isyarat lalu lintas atau traffic light di Kota Pekanbaru.
Bahkan, kegiatan penertiban setiap hari akan dilakukan jelang bulan suci Ramadan dengan menyasar persimpangan lampu merah dan wilayah rawan gepeng. Gepeng terlihat ada di sejumlah persimpangan lampu merah di beberapa ruas jalan protokol.
Mereka meminta belas kasih para pengendara yang melintas. Ada yang memiliki modus berjualan tisu hingga menjadi pengamen.
”Kami rutin melaksanakan razia, baik di lampu merah maupun persimpangan,” katanya.
Apalagi jelang masuknya bulan suci Ramadan biasanya gepeng mulai menjamur di sejumlah lokasi. Mereka ada yang datang dari sejumlah daerah di luar Kota Pekanbaru.
Idrus menyebut, penertiban tidak hanya dilakukan oleh Satgas Dissos Pekanbaru saja. Namun, dalam beberapa waktu juga melibatkan instansi terkait lainnya seperti Satpol PP.
Pada waktu tertentu Dissos juga menggelar razia gabungan bersama Satpol PP. Biasanya mereka sering berada di persimpangan lampu merah.
”Ada beberapa orang yang kita amankan, kebanyakan yang kami dapati itu orang luar, khusus kabupaten tetangga kami antar pulang. Tapi kalau mereka dari luar provinsi kita serahkan ke dinas sosial provinsi yang ngantar. Tapi kalau KTP Pekanbaru, inilah yang kami lakukan assesment dan kita lakukan pembinaan,” ujarnya.(ayi)
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…