Irma Novita
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga 23 Februari 2024, sudah 76.644 warga Kota Pekanbaru yang sudah melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital. Dan warga sudah bisa memanfaatkan fitur yang ada dalam IKD. Salah satunya mencetak kartu keluarga (KK).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru Irma Novrita menyebutkan, berdasarkan data yang dimiliki Disdukcapil Pekanbaru sekitar sebulan yang lalu, sudah ada 1.000 lebih masyarakat yang menggunakan IKD untuk mencetak KK atau melakukan pengajuan KK tanpa ada perubahan data melalui IKD.
Ia menjelaskan, layanan IKD atau Digital ID adalah KTP-elektronik berbentuk digital yang berisi informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui gawai (smartphone) yang menampilkan data pribadi sebagai identitas yang bersangkutan.
Dalam pembuatan IKD, lanjutnya, masyarakat cukup menyiapkan tiga syarat, yakni KTP elektronik, telepon seluler android, dan email aktif.
”Jadi ada delapan fitur yang sudah bisa diakses masyarakat untuk digunakan dalam layanan dokumen kependudukannya. Salah satunya adalah pengajuan cetak KK tanpa adanya perubahan elemen data. Itu sudah seribu orang lebih,” katanya.
Ia menambahkan, Disdukcapil Pekanbaru juga terus menggesa masyarakat agar segera melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) terkait karena nantinya IKD akan lebih banyak digunakan dibanding KTP fisik.
”Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru yang sudah memiliki smartphone yang sudah support itu silakan datang ke UPTD-UPTD ataupun ke dinas untuk melakukan aktivasi IKD,” sebutnya.
Bahkan, pihaknya melalui UPTD akan melakukan jemput bola dengan terjun langsung ke kelompok-kelompok komunitas, instansi pemerintah, hingga perbankan untuk mengimbau masyarakat agar melakukan aktivasi IKD untuk mengejar ataupun mengimbau masyarakat agar segera melakukan aktivasi IKD.
”Langkah jemput bola ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera melakukan aktivitas IKD,” ungkapnya.(ayi)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.