dosen-kebidanan-stikes-hang-tuah-pekanbaru-kenalkan-pijat-perineum
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dosen dan mahasiswa Program Studi (Prod) S1 Bidan STIKes Hang Tuah Pekanbaru melakukan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini bertempat di Posyandu Keluk Pakis Penuh Bintang, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, langsung, Sabtu (30/1).
Penanggungjawab kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tersebut Berliana Irianti SSiT MKeb dan Anggota Nelly Karlinah SST MKeb dengan anggota serta dua mahasiswa yakni Ayi Hanafiani dan Nurul Azmi menjelaskan, pada pengabdian itu mereka mengenalkan pijat perineum.
Selanjutnya ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH, Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes dan Ketua Prodi S1 Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru Juli Selvi Yanti SST MKes yang senantiasa mensupport.
Kemudian ia juga menyebutkan, pijat perineum adalah salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan, aliran darah, elastisitas dan relaksasi otot-otot dasar panggul. Teknik ini dilatih pada tahap akhir kehamilan (mulai pekan ke-34) sebelum persalinan. Dengan pijat ini dapat mengurangi robekan pada organ gentalia kewanitaan pada saat persalinan.
Dikatakannya, proses persalinan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, fisik atau tenaga ibu, jalan lahir, janin, psikologi ibu dan penolong.
Faktor jalan lahir mempunyai peranan penting baik sebelum maupun sesudah proses persalinan tersebut.(nto/c)
Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…
Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…
Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…
Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…