Categories: Pekanbaru

17 Aplikasi Kepegawaian DiluncurkanÂ

KOTA (RIAUPOS.CO) — Peluncuran 17 aplikasi layanan Kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dilakukan pekan lalu. Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT meminta aplikasi yang diluncurkan ini bisa dikelola dengan baik dan profesional. 

Dikatakan Wako Pekanbaru, Senin (2/12) pengelolaan aplikasi dengan profesional penting agar aplikasi tersebut bisa bermanfaat dengan maksimal. "Salah satunya dengan menempatkan petugas khusus agar bisa beroperasi optimal untuk mempermudah layanan kepegawaian," kata dia. 

Dia juga mengingatkan kepala OPD agar memberikan pembekalan bagi petugas yang mengelola. Dengan ini akan tercipta aparatur, sistem dan budaya kerja yang cerdas.

"Nantinya harus ada operator yang bertugas khusus di tiap OPD untuk menjalankan dan mengelola aplikasi. Dan ini merupakan capaian yang sangat positif," imbuhnya. 

Dilanjutkan Wako Pekanbaru, dengan diluncurkannya belasan aplikasi tersebut para ASN dapat mengaplikasikannya dalam pekerjaan sehingga semua wajib bisa dan tidak ada lagi pegawai yang tidak cakap teknologi.

"Saya juga berharap kedepannya ASN dapat menunjukkan diri sebagai OPD yang terdepan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mencitrakan seluruh kebijakan dan pembangunan yang dilakukan pemerintah," harap dia. 

Aplikasi yang diluncurkan ini diantaranya terdiri dari sistem informasi tentang data kepegawaian, kenaikan gaji berkala, izin belajar, kenaikan pangkat dan penghargaan satya lencana. Ada juga aplikasi pemberian cuti pegawai, e -SKP, capaian kinerja pegawai, pensiun dan mutasi pegawai. 

Selanjutnya, aplikasi e-learning, e-tata naskah, FAQ kepegawaian, scan QR code, sppd online, penanganan proses pelanggaran disiplin hingga sistem seleksi mutasi antar instansi.

Kepala Badan Kepegewaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi menjelaskan, seluruh aplikasi yang diluncurkan dilengkapi fitur yang mempermudah layanan kepegawaian.

"Untuk proses pembuatannya berlangsung hampir setahun dengan melibatkan tim IT, ASN dan konsultan IT di lingkungan BKPSDM," jelasnya. 

Semua aplikasi ini dilengkapi fitur yang mempermudah layanan kepegawaian, karena sistem kepegawaian kini sudah digital maka layanan kepegawaian juga harus beradaptasi agar lebih efisien."Dengan sistem kerja yang juga lebih efektif, apalagi layanan publik kini sudah beralih ke digital dan terintegrasi," papar Masykur.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

22 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

22 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

22 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

22 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago