Categories: Pekanbaru

Disperindag Terus Pantau Harga Keperluan Pokok di Pasaran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masih naik turunnya harga kebutuhan pokok dipasar tradisional di Kota Pekanbaru, membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru terus melakukan pemantauan terhadap harga pangan di pasaran.

Hal ini lantaran harga bawang merah, ayam potong dan telur ayam serta sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya masih dikeluhkan oleh masyarakat lantaran harganya yang kembali mahal, Kamis (2/5).

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, pihaknya selalu menurunkan tim untuk melakukan pengecekkan dan pemantauan terhadap harga keperluan pokok di pasar tradisional di Kota Pekanbaru.

Apalagi ada sejumlah bahan kebutuhan pokok yang mengalami lonjakan akhir pekan lalu dan dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya ibu-ibu.

Zulhelmi menilai pascaIdulfitri 1445 H harga bahan pokok di Kota Pekanbaru cenderung terkendali dan stabil, meskipun begitu dirinya tidak menampik jika ada sejumlah harga bahan pangan yang mulai mengalami lonjakan.

”Kalau naik harga memang, tapi masih terkendali. Kita akan terus lakukan pengawasan di pasar,” katanya. Lanjut Zulhelmi, menyikapi keluhan masyarakat terkait harga kebutuhan pokok yang mulai mengalami kenaikan tersebut tim dari Disperindag Kota Pekanbaru tidak tinggal diam.

Mereka terus melakukan pengawasan terhadap kenaikan harga bahan pangan di tujuh pasar tradisional yang ada di Kota Pekanbaru. Tim tersebut diturunkan untuk  memastikan stabilitas harga bahan pangan dan ketersediaan pasokan bahan pangan. ”Untuk saat ini memang ada beberapa bahan pangan yang tinggi harganya, kita terus melakukan pengawasan mencegah ulah spekulan,” tambahnya.

Adanya pengawasan bersama Tim Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah adalah upaya mengendalikan harga agar tidak mengalami gejolak. Mereka pun terus melakukan pemantauan harga di pasaran sebagai langkah antisipasi.

”Ini tetap menjadi perhatian kita, sebab bisa saja menjadi penyumbang inflasi pada bulan mendatang,” ujarnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

5 Rumah Aspol Pekanbaru Dibangun Lagi Usai Kebakaran

Lima rumah Aspol Pekanbaru yang terbakar segera dibangun kembali lewat gotong royong lintas instansi, ditargetkan…

14 jam ago

Polisi Tangkap Pasutri di Kampar, Sita Senpi Rakitan dan Sabu

Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…

14 jam ago

Mobil Dinas Wali Kota Jadi Antar Jemput Pasien Gratis di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…

14 jam ago

Pemprov Riau Bantu Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…

17 jam ago

Tumpukan Sampah Ganggu Warga Kuansing, Ini Penjelasan DLH

Sampah menumpuk berhari-hari di Kuansing dan tak terangkut. Bupati siapkan sistem baru, sementara DLH akui…

17 jam ago

Pemkab Inhil Tuntaskan TPP dan THR Cair Penuh Sebelum Lebaran

Pemkab Inhil memastikan TPP dan THR ASN telah dibayar penuh sebelum Lebaran, tanpa tunggakan, untuk…

2 hari ago