Muflihun
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Riau mengirimkan tim ikut Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepakbola U-15 Piala MK di Bogor, Jawa Barat pada 25-28 November 2019. Hasilnya, Riau menjadi menjadi runner up usai dikalahkan wakil Banten Asyam Banten dengan skor tipis 1-2. Para pemain Riau pun berhak membawa pulang trofi, sertifikat, medali perak dan bingkisan.
Hasil ini diapresiasi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Riau. "Peringkat II di kejuaraan yang diikuti tim se-Indonesia merupakan prestasi yang luar biasa. Selamat kepada pemain dan pelatih atas preatasi yang diraih mengharumkan nama Riau di tingkat nasional," ujar Sekretaris Umum Asprov PSSI Riau Muflihun Sstp MAp, Ahad (1/12).
Pria yang akrab dipanggil Uun ini mengatakan preatasi ini diraih berkat kompetisi yang sering digelar di Riau, khususnya di Pekanbaru. "Saat ini kami juga menggelar Piala Suratin zona Riau. Mudah-mudahan didapat tim yang bisa mengharumkan nama Riau di tingkat regional, bahkan nasional nantinya," ujar pria yang menjabat Kabag Persidangan dan Produk Hukum Sekwan DPRD Riau.
Terkait Piala MK di Jakarta, tim Riau tak terkalahkan di penyisihan grup. Di laga perdana, Riau menang atas Jawa Tengah dengan skor 1-0. Selanjutnya, di dua laga sisa wakil Banten dan Bogor (Jabar 1) dikalahkan juga dengan skor 1-0. Di semifinal, Riau mengalahkan wakil Jabar 2, Bantejn dengan skor 4-3 lewat drama adu penalti karena di waktu normal bermain imbang 3-3.(das)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.