Rinaldo Oktaviandi (Kapten SMAN 1 Rengat) dan Muhammad Alief Rizal Saputra (Kapten SMAN 1 Pekanbaru)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — SMAN 1 Pekanbaru mengawinkan gelar Honda DBL Riau Series 2018. First (julukan SMAN 1 Pekanbaru) kembali berpeluang mengawinkan gelar setelah tim putra-putri kembali tampil pada final party di Geleanggang Remaja, Pekanbaru, hari ini (2/11). Di bagian putra, SMAN 1 Pekanbaru ditantang tim luar kota SMAN 1 Rengat. Di bagian putri SMAN 1 Pekanbaru juga ditantang tim luar kota, SMAN 1 Teluk Kuantan.
Kapten tim putri SMAN 1 Pekanbaru, Alda Agustina yakin timnya bisa mengalahkan SMAN 1 Telukkuantan. Apalagi mereka sudah pernah mengalahkan lawan yang sama pada laga sebelumnya. Alda menolak berkomentar tentang tim lawan, karena menurutnya kemenangan nanti ditentukan oleh usaha terbaik tim. Sehingga kekurangan selama tampil di laga sebelumnya menjadi fokus evaluasi.
"Fokus masih kurang bagus. Saat offense masih terburu-buru sehingga gagal berbuah poin. Namun kami sudah membenahinya, sehingga 90 persen yakin menang lagi," ujar Alda.
Agar bisa menambah daftar raihan champion, Alda dkk bakal tampil menekan sejak awal laga. Apalagi menurut Alda, moral tim akan terangkat jika First bisa unggul lebih dulu.
Sementara itu, kapten tim basket putra SMAN 1 Rengat Rinaldo Oktaviandi dkk bertekad untuk menghentikan catatan putra SMAN 1 Pekanbaru. Apalagi bagi separuh punggawa tim berjuluk Lacroi tersebut penampilan kali ini merupakan terakhir kalinya mereka berlaga di kompetisi basket pelajar Honda DBL Riau Series.
"Kali ini kami akan tampil sekuat tenaga dan penampilan terbaik. Apalagi ini merupakan laga terakhir hingga kami berharap bisa mencetak sejarah sebelum menamatkan sekolah," ujar Rinaldo.
Sementara pelatih Rio Veri Wibowo mengaku telah melakukan evaluasi dari penampilan tim asuhannya. Menurutnya Lacroi harus bisa lebih baik dalam menjaga pertahanan.
"Kalau defense bagus, yang lainnya bakal bagus. Ini yang selalu saya tekankan kepada pemain. Kemudian juga harus lebih tenang, terutama saat menyerang," ungkapnya.
Pelatih tim putra SMAN 1 Pekanbaru, Abraham Bagaswara mengatakan, anak asuhnya sudah siap menghadapi pertandingan final nanti. Karena merupakan pertandingan terakhir pada Honda DBL Riau Series 2019, ia sudah memerintahkan anak asuhnya untuk menampilkan permainan terbaiknya.(sol)
Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.
Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…
RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…
Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…
Tradisi bolimau adat di Luhak Kepenuhan jadi momentum sucikan diri dan pererat ukhuwah jelang Ramadan…
UIR gelar PkM bimbingan spiritual dan baca tulis Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas di Riau bekerja…