Categories: Pekanbaru

640 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Divaksin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali menyelenggarakan vaksinasi massal, Rabu (1/9). Kali ini sasarannya adalah ratusan mahasiswa dengan menggandeng pihak Universitas Muhammadiyah (Umri) yang berkampus di Kota Pekanbaru. 

Ini sebagai salah satu langkah kepolisian untuk mengejar target kekebalan kelompok (herd immunity) 70 persen dan meningkatkan imunitas dari potensi penularan Covid-19 di kalangan mahasiswa.

Sejak pagi peserta vaksin sudah mengantre dengan tertib. Tidak ada desak-desakkan atau kerumunan karena mahasiswa langsung diarahkan petugas mulai dari awal tahapannya, di antaranya mengisi formulir hingga cek kesehatan. Masing-masingnya juga sudah ada posko sehingga teratur. Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi meninjau langsung vaksinasi kegitan tersebut. Tampak hadir mendampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Direktur Reskrimum Kombes Pol Teddy dan beberapa pejabat utama jajaran Polda Riau.

Kedatangan jenderal bintang dua ini disambut oleh civitas Umri. Irjen Agung langsung mengecek satu per satu posko layanan yang disiapkan tersebut, hingga ke tahap akhir, yakni penyuntikan vaksin.

Adapun dalam vaksinasi massal hari ini (kemarin, red) Polda Riau menyiapkan sebanyak 640 vaksin dengan prioritasnya bagi para mahasiswa. Sedangkan untuk kegiatan vaksin kedua nanti digelar dalam waktu 28 hari, setelah vaksin pertama. Terlihat mahasiswa antusias, apalagi saat ini masyarakat di Pekanbaru terbilang sulit untuk mendapatkan vaksin di sejumlah tempat pelayanan vaksinasi yang ada.

"Hari ini (kemarin, red) kegiatan vaksinasi terselenggara dengan baik. Mulai dari pendaftarannya semuanya baik. Tidak ada kerumunan dari peserta yang hadir. Kita lihat juga Satgas dari Kampus turut memantau dan mengarahkan. Kegiatan ini kita taja tujuannya untuk meningkatkan imunitas sampai pada herd immunity 70 persen," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi.

Irjen Agung Setya Imam Effendi meyakinkan, Polda Riau ingin vaksinasinasi dilakukan secepatnya kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama salah satunya kalangan mahasiswa.

Agung menambahkan, gencarnya Polda Riau dalam percepatan vaksinasi ini merupakan bagian dari ikhtiar mencegah potensi paparan virus corona. Yang tak kalah pentingnya, tambah Irjen Agung, dengan adanya upaya lain selain vaksinasi, yaitu menyembuhkan pasien yang terpapar Covid-19. Hal itu akan maksimal bila seluruh unsur saling mendukung dan berkolaborasi.

"Kita juga ingin berterima kasih kepada warga Kota Pekanbaru. Saya berharap kita semua terus menjaga diri, mengurangi aktivitas dan memastikan saudara yang terpapar tertangani dengan baik. Upaya pencegahan dihulu juga harus baik. Kita hatap pekanbaru segera turun dari status level IV," pungkasnya.(nda/rio)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

2 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

2 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

2 hari ago

Semarak Anniversary ke-7, The Zuri Hotel Ajak Mitra dan Tamu Donor Darah

Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…

2 hari ago

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…

2 hari ago

Tiga Polsek di Pekanbaru Resmi Berganti Nama, Ini Daftarnya

Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.

2 hari ago