Categories: Pekanbaru

Buron 18 Tahun, Mujiono Ditangkap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terpidana dua tahun penjara dalam perkara korupsi di PT Inhutani IV Riau Sub Unit Rengat, Mujiono dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, Ahad (31/10). Ini usai dia berhasil ditangkap pada Jumat (29/10) di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam 18 tahun pelariannya sebagai buronan.

Penangkapan eks karyawan Inhutani ini berdasarkan permintaan pencarian atau penangkapan terpidana korupsi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir (Inhil). Dalam perkara itu, Mujiono dihukum 2 tahun penjara dan denda Rp10 juta subsider 3 bulan kurungan, dan diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp600 juta. 

Dia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 1 ayat (1) sub B Jo pasal 28 Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 1971 Jo Pasal 43A UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Putusan itu dibacakan majelis hakim pada perjalanan Mujiono kembali ke Riau untuk mempertanggungjawabkan korupsi yang dilakukannya 18 tahun silam pun dimulai. Dari Kota Palu, dia diberangkatkan ke Jakarta dan dititipkan di Kejari Jakarta Barat untuk menunggu penerbangan ke Pekanbaru. 

Kemudian, Ahad (31/10) sekitar pukul 09.45 WIB, Mujiono dengan didampingi tim Tabur tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan menggunakan pesawat Batik Air. Saat itu, dia mengenakan rompi tahanan warna oren dengan kedua tangan terborgol. 

Kedatangannya disambut langsung Kajati Jaja Subagja dan Wakajati Riau Hutama Wisnu. Terlihat juga Asisten Intelijen Kejati Riau Raharjo Budi Kisnanto dan jajaran.

"Namanya buron, kan dia sembunyi. Dia lari ke Banjarmasin dulu, lalu ke Palu. Alhamdulillah kami dapat informasi A1, langsung tim kami bergerak cepat," ujar Jaja Subagja saat memberikan keterangan pers di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru.

Menurut dia, penangkapan Mujiono merupakan keberhasilan operasi intelijen yang dilakukan pihaknya. Usai menerima surat permintaan dari Kejari Inhil, timnya langsung bergerak cepat. "Lebih kurang tiga hari. Kita rapat dulu secara interen, secara rahasia. Langsung kita gerak. Tidak ada perlawanan," imbuh mantan Kajati Gorontalo itu. 

Mujiono selanjutnya dieksekusi di Lapas Pekanbaru. Kajati Riau dan rombongan turut mengantarkan Mujiono ke penjara untuk menjalani hukuman.

Untuk diketahui korupsi yang dilakukan Mujiono diusut penyidik kepolisian. Ada dua terpidana dalam perkara yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,2 miliar, Mujiono dan Agus Sukaryanto. Keduanya adalah Asisten di PT Inhutani IV Riau Sub Unit Rengat.

Mujiono diketahui lari dan menghilang saat dirinya akan divonis tahun 2003 lalu. Selama pelarian dia tak melakukan perubahan atas identitas namanya, perubahan yang dilakukannya hanya pada alamat domisili. Dengan tertangkapnya Mujiono, dalam perkara ini tinggal Agus Sukaryanto yang masih diburu keberadaannya.(gem)

Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

8 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago