Categories: Pekanbaru

Prihatin Perlakuan Terhadap Aksi Mahasiswa, Bunda-bunda Turun ke Jalan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Sekitar puluhan orang mengatasnamakan bunda-bunda yang ada di Riau dan dari berbagai  daerah di kabupaten/kota di Riau menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Riau, Selasa (1/10/2019) siang.

Unjuk rasa yang dilakukan oleh kaum wanita di Mapolda Riau tersebut sebagai bentuk rasa keprihatinan sebagai seorang ibu dan seorang bunda yang punya anak sebagai mahasiswa yang diperlakukan tidak selayaknya manusia ketika menggelar aksi unjuk rasa dibeberapa daerah yang terjadi pekan lalu.

"Hati kami sebagai seorang ibu tersakiti. Sakit hati kami melihatnya. Ini adalah sebagai bentuk pergerakan ibu-ibu yang prihatin dengan yang dialami oleh anak-anak kami, anak-anak mahasiswa," ujarnya.

Lanjutnya, mereka tidak salah. Mereka hanya menyampaikan aspirasi. Mereka hanya menggunakan tangan kosong. Mereka tidak punya apa-apa. Hanya bercita-cita ingin memperbaiki negeri ini. "Negeri ini sakit karena telah dikelola oleh orang yang tidak pada tempatnya," katanya.

"Sebagai ibu yang melahirkan, membesarkan, mendidiknya untuk menjadi anak yang berbakti dan itu disakiti oleh orang-orang yang seharusnya menganyomi dan melindunginya," ungkap salah seorang aksi unjuk rasa, Fauni Razak.

Laporan Dofi Iskandar
Editor: Deslina
 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago