Categories: Pekanbaru

Turun Hujan, Tetap Waspadai Karhutla

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah beberapa pekan dalam cuaca panas terik, Kota Pekanbaru akhirnya diguyur hujan seharian, Rabu (31/7).

Meski turun hujan, masyarakat diingatkan untuk tidak mekakukan aktivitas pembakaran lahan untuk tujuan apapun. Karena, pada musim kemarau saat ini, api tetap akan membawa risiko terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi menyikapi kondisi suhu Kota Bertuah yang sempat menembus 34 derajat Celsius awal pekan ini. Sabarudi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran dan lahan (Karhutla) mulai dari rumah sendiri.

”Kita tahu bahwa beberapa kecamatan di Pekanbaru seperti Rumbai, Kulim, Tenayan Raya dan Payung Sekaki bersiko tinggi Karhutla. Musim kemarau ini biasanya ada saja oknum yang membuka lahan dengan membakar. Ini jangan sampai terjadi lagi. Kasus di PHR kemarin kita harapkan menjadi yang terakhir. Apapun modusnya, harus diantisipasi,” ujar Sabarudi.

Sabarudi merujuk pada pembakaran lahan yang menjadi aset PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Rumbai Bukit. Pelaku dalam karhutla seluas 2.500 m2 sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Pekanbaru.

Politisi PKS ini juga menyarankan agar ada kerja sama antara semua pihak untuk melakukan antisipasi dan pengawasan.

”Camat, Lurah, RW hingga perangkat RT harus aktif dalam sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakarnya. Sinergitas sangat penting. Ketika kita semua kompak dan konsisten dalam menjalankan pola-pola penanggulangan, maka potensi kebakaran dapat diminimalisir,’’ ungkapnya.

Sabarudi yang kembali terpilih pada Pemilu legislatif 2024 ini juga mengapresiasi langkah Pemko Pekanbaru bersama TNI dan Polri yang telah mengambil langkah cepat antisipasi karhutla.

Dengan kondisi cuaca yang semakin panas dan kering, masyarakat Pekanbaru diimbau untuk lebih waspada dan bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian Pekabaru dapat berkontribusi pada pencegahan Riau terus bebas dari kabut asap.(end)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

1 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

1 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago