Categories: Pekanbaru

RSD Madani Segera Kerja Sama dengan BPJS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk dapat memberikan layanan kesehatan maksimal kepada seluruh kalangan dengan fasilitas BPJS, maka perlu penunjang agar layanan itu bisa diberikan, tentu dengan melakukan kerja sama.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Arnaldo Eka Putra menegaskan, bahwa seluruh persyaratan penunjang untuk bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah dilengkapi oleh RSD Madani.

Bahkan, untuk kembali me­mastikan segala persyaratan, RSD Madani Arnaldo juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. "Tapi, jawaban BPJS masih menunggu. Syarat-syarat sudah lengkap, konsultasi ke Kemenkes juga sudah oke, tidak ada masalah," kata Arnaldo kepada wartawan.

Diharapkannya, dalam waktu dekat ini BPJS Kesehatan Pekanbaru bisa segera merampungkan segala prosesnya.

"Terakhir jawaban dari BPJS, masih menunggu dan sedang berproses, kami nggak tahu apa prosesnya lagi. Harapan kami tentu bisa cepat dilakukan kerja samanya itu," ungkapnya.

Komisi III DPRD Segera Panggil Hearing

Sementara itu, selaku mitra kerja RSD Madani Pekanbaru, Komisi III DPRD Pekanbaru berjanji akan mengambil sikap. Untuk memanggil pihak BPJS Pekanbaru, dan termasuk direksi RSD Madani.

"Kita akan memanggil he­aring untuk mengetahui apa permasalahan yang sebenarnya," tegas Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy.

Disebutkan politisi PKS, persoalan ini harus tuntas, karena masyarakat sudah sangat membutuhkan berobat ke RSD Madani menggunakan BPJS. "Apalagi dalam kondisi ekonomi sulit di masa pandemi ini, masyarakat sangat butuh. Bayangkan kalau masyarakat berobat ke RSD Madani, tapi tidak ada jaminan kesehatan. Kan ini memberatkan masyarakat," katanya.

Kini, RSD Madani sudah berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga harus bisa berkembang dan mencari pemasukannya sendiri.

"Itu tadi, kalau mau ber­kembang, harus bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Maka dengan ini, masyarakat akan berbondong-bondong berobat ke RSD Madani," jelasnya.(gus)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

11 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

11 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

11 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

12 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago