new-normal-kepadatan-kendaraan-dialihkan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Pekanbaru telah berakhir. Kini warga Kota Bertuah harus menjalani kehidupan new normal atau kenormalan baru.
Jika pada saat PSBB terjadi penyekakan atau penutupan sejumlah ruas jalan, maka saat new normal tidak ada lagi.
"Kalau kemarin saat PSBB ada penyekatan jalan. Tapi untuk sementara ini kita fokuskan dulu ke pengalihan arus. Jika nanti jalanan di Pekanbaru terjadi kepadatan arus lalu lintas, maka akan dialihkan. Kendati demikian bukan penyekatan," ungkap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, kemarin.
Lebih jauh, dengan dilakukan pengalihan arus akan berfungsi mengurai penumpukan volume kendaraan. Tak hanya itu, Nandang pun mengutarakan, pihaknya masih melakukan pengawasan di sejumlah check point yang berada di perbatasan Kota Pekanbaru.
"Pengawasan tetap kita laksanakan yang berjaga di check point perbatasan dalam rangka operasi Lancang Kuning. Saat ini masih berjalan dan akan berakhir pada 7 Juni mendatang," jelasnya.
Masih kata Nandang, para personil di cek point tentunya memeriksa kendaraan yang akan masuk ke dalam kota Pekanbaru. Pengecekan seperti apakah telah mengatur jarak antar penumpang serta penggunaan masker.
"Sebanyak 150 personel telah melakukan kegiatan pendisiplinan masyarakat di lokasi keramaian seperti pasar dan mal untuk mengingatkan, mengimbau, dan menyosialisasikan new normal," ulasnya.
Dikatakannya, di masa new normal ini, masyarakat tetap harus melakukan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Yaitu dengan memakai masker, rajin mencuci tangan, gunakan handsanitizer, dan tetap jaga jarak.
"Dengan menerapkan itu, masyarakat yang menjalankan new normal bisa produktif namun aman dari Covid-19," ujarnya.
Kemudian, pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan tempat usaha yang telah beroperasi agar memiliki fasilitas kesehatan. Dengan memiliki fasilitas kesehatan seperti tempat cuci tangan, pengukur suhu dan menerapkan antrean serta jaga jarak di tempat makan.
"Objek vital atau yang berpotensi ada kerumunan telah dijaga. Selain itu, memastikan tempat usaha yang buka memiliki fasilitas kesehatan," tegasnya.(yls)
Laporan: SOFIAH (PEKANBARU)
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…