Pimpinan Vihara Citta Maitreya Rosa Ria (enam kiri) bersama dengan Ketua Harian Vihara Citta Maitreya Pekanbaru Ket Tjing (empat kanan), Ketua RW 8 Supriyanto (enam kanan) dan jajaran pengurus Vihara Citta Maitreya menyerah paket Idulfitri kepada masyarakat, Ahad (31/3/2024). (prapti Dwi Lestari/riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka memperingati hari Tri Suci Waisak dan Hari Raya IdulFitri 1445 H, Vihara Citta Maitreya Pekanbaru Jalan Tuanku Tambusai Kecamatan Marpoyan Damai menyerahkan 150 paket Idulfitri kepada warga muslim kurang sejahtera yang berada di sekitar vihara, Ahad (31/3).
Penyerahan bantuan paket lebaran ini diserahkan langsung oleh Pimpinan Vihara Citta Maitreya Rosa Ria bersama Ketua Harian Vihara Citta Maitreya Pekanbaru Ket Tjing, Ketua RW 8 Supriyanto dan jajaran pengurus Vihara Citta Maitreya.
Menurut Rosa Ria, saat ini Vihara Citta Maitreya dilakukan oleh Mapanbumi bersama Paramita Foundation yang didukung oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Permatabumi, Persadabumi, mengadakan bakti sosial pembagian paket sembako untuk saudara-saudara muslim yang ada di lingkungan sekitar Vihara Citta Maitreya yang berada di RW 08 sebanyak 150 paket lebaran.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka perayaan hari Tri suci waisak dan juga sekaligus perayaan hari raya Idulfitri.
Apalagi kegiatan baksos seperti ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya, untuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan serta rasa persaudaraan sebagai umat beragama.
“Walupun kita berbeda agama, tetapi kita tetap sebenarnya adalah satu keluarga besar daripada masyarakat bangsa Indonesia jadi kita harapkan dengan demikian akan terjalin ya kerukunan dan keharmonisan di antara sesama umat beragama,”katanya.
Lanjut Rosa Ria lagi, bantuan ini merupakan hasil dari himpun para umat-umat Buddha di Vihara Citta Maitreya Pekanbaru, karena biasanya di dalam perayaan waisak terdapat kegiatan berdana yang memang bertujuan untuk berbagi kepada sesama.(ayi)
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…
Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…