Categories: Dumai

Luka Mendalam Keluarga Gunawan, Pelaku Penganiayaan Oknum TNI AL Diamankan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana duka masih menyelimuti sebuah rumah kontrakan sederhana di Gang Keluarga, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Tenda duka masih berdiri di depan rumah berdinding papan itu, Kamis (28/8). Kediaman yang dulu hangat dengan canda kini terasa hampa.

Rumah tersebut dulunya menjadi tempat tinggal Gunawan Sentosa bersama istrinya, Nur. Namun, kini hanya tersisa kenangan. Gunawan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oknum prajurit TNI AL.

Kisah tragis itu bermula pada Jumat (15/8). Gunawan bersama rekannya, Suprianto, sedang memungut buah sukun di tanah kosong di Jalan Kuantan Satu, Kecamatan Limapuluh. Tak disangka, mereka dituduh mencuri hingga akhirnya berhadapan dengan seorang perwira marinir berinisial Lettu ZM. Bukan hanya ditodong senjata, keduanya juga mengalami tindak kekerasan brutal.

“Gunawan dipukul, ditendang, bahkan dihajar dengan cangkul. Kami disuruh membersihkan darah sendiri di lantai,” tutur Suprianto dengan wajah masih trauma.

Kondisi Gunawan terus memburuk. Meski sempat mendapat perawatan, nyawanya tak terselamatkan. Dokter menyebut luka parah di kepala menjadi penyebab kematian. Tangis keluarga pecah saat jenazah dibawa pulang ke rumah duka.

Kuasa hukum keluarga, Achmad Zahri, menegaskan tidak ada unsur pencurian. “Buah itu tumbuh di tanah kosong, bukan milik pribadi. Ini murni penganiayaan berlebihan,” ujarnya. Ia juga menyesalkan tak adanya itikad baik dari pelaku setelah korban meninggal.

Meski keluarga memilih diam, proses hukum tetap berjalan. Laporan keluarga langsung direspons Puspom TNI. Pelaku kini telah diamankan dan kasus ditangani Mabes TNI. “Harapan kami, proses hukum transparan dan pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Zahri.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Tunggul, membenarkan bahwa prajurit berinisial ZM sudah diserahkan Denpom Lanal Dumai ke satuan di bawah Mabes TNI untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kini, yang tersisa bagi keluarga Gunawan hanyalah harapan: keadilan benar-benar ditegakkan, agar luka mendalam ini tidak sekadar jadi cerita duka.

Redaksi

Recent Posts

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

19 jam ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

20 jam ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

20 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Tebal, Citilink QG936 Sempat Berputar Sebelum Mendarat

Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…

21 jam ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

2 hari ago