Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton SH SIK MSI memakaikan helm kepada warga sebagai wujud edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, baru-baru ini. (Humas Polres Dumai )
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Melalui momen Operasi Patuh Lancang Kuning 2024, Polres Dumai memberikan edukasi kepada masyarakat secara langsung. Edukasi yang diberikan tersebut di titik beratkan kepada masalah keamanan dan keselamatan saat mengendarai kendaraan.
‘’Menggunakan helm sebagai pelindung kepala bagi pengendara sepeda motor termasuk yang dibonceng itu sangat penting,’’ kata Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton SH SIK MSI kepada awak media kemarin di Dumai.
Untuk itu, lanjut Dhovan, diimbau kepada para pengendara untuk selalu patuh terhadap aturan berlalu lintas. Karena keselamatan di jalan raya yang berawal dari ketertiban dan keamanan pengendara itu sendiri. Polisi hanya bisa melakukan pencegahan maupun penindakan bila terjadi pelanggaran.
Dhovan berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas dapat terus ditingkatkan.
‘’Yang penting, agar masyarakat saling mengingatkan. Baik kepada keluarga, tetangga maupun rekan kerja terhadap bahaya bila tidak tertib berlalu lintas,’’ kata Dhovan.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat pengguna jalan tentang pentingnya tertib berlalu lintas, tambah Dhovan, diharapkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dapat tercipta. ‘’Yang penting, dayangilah diri sendiri dan keluarga khususnya anak dengan memberikan helm saat berpergian menggunakan kendaraan roda dua,’’ kata Dhovan.(sah)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…