Sekdako Dumai H Indra Gunawan malam menyerahkan tropi juara dan penghargaan kepada pemenang lomba lampion di Kelenteng Hock Liong Kiong Dumai, Jumat (23/2/2024). (SYAHRIRAMLAN/RIAU POS )
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Sebagai kota heterogen menjadikan Dumai memiliki banyak berbagai suku dan etnis. Kendati dalam kondisi masyarakatnya yang heterogen, namun tetap diperlukan rasa kebersamaan dalam memajukan Dumai ke depan menjadi kota idaman.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Sekdako Dumai H Indra Gunawan, Jumat (23/2) malam saat menghadiri pengumuman pemenang lomba lampion perayaan Imlek di Klenteng Hock Liong Kiong di Jalan Kelakap Tujuh Dumai.
‘Masyarakat Dumai ini heterogen, banyak suku etnis di dalamnya. Alhamdulillah masyarakatnya kompak dan harmonis,” kata Indra.
Kendati masyarakatnya yang heterogen, tambah Indra, namun tetap menjunjung tinggi rasa toleransi. ”Jadikan kemajemukan ini menjadi kekuatan dan semangat kebersamaan untuk memajukan Dumai menjadi kota idaman,” kata Indra seraya menambahkan semangat kebersamaan harus tetap terus ditumbuhkembangkan.
Lomba lampion yang telah digelar itu, lanjut Indra, telah mendapatkan respon positif dan antusias masyarakat cukup tinggi. ”Ini dapat kita lihat dari jumlah peserta yang terus bertambah. Giliran, ketika malam Dumai terasa begitu Semarak dengan cahaya dari lampion. Ini perlu untuk ditingkatkan lagi,” kata Indra.
Karena, tambah Indra, lomba lampion yang telah dilaksanakan setiap tahun di sisi lainnya telah memberikan dampak positif khususnya di bidang kesenian dan kebudayaan. ”Dengan adanya hal-hal seperti ini, maka kesenian dan kebudayaan warga Tionghoa yang berada di Dumai bisa lebih terangkat lagi,” kata Indra.
Setelah melalui penilaian pada 9 Februari lalu, saatnya pemenang festival lampion 2024 sempena Imlek 2575 diumumkan.Pengumuman pemenang disampaikan pada perayaan ulang tahun Dewa Cing Cui Co She.
Pemenag festival lampion perayaan Imlek di Dumai yakni Toko Mitra Teknik meraih juara dengan total nilai 800. Sedangkan di posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Anthoni dengan total nilai 780 dan Athian dengan total nilai 760.
Sedangkan untuk harapan satu diraih oleh Setia Budhi dengan total nilai 740. Di posisi harapan dua dan tiga masing-masing ditempati oleh Achiong dengan total nilai 725 dan Ahian dengan total nilai 720.(sah)
Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…
Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…
Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…