DUMAI (RIAUPOS.CO) – Usaha peningkatan perekonomian masyarakat melalui sektor budidaya ikan air tawar di wilayah Kota Dumai ternyata dinilai masih menjanjikan. Mengingat budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan sehingga dibentuk Forum Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Fokdakan) Kota Dumai.
Wali Kota Dumai H Paisal kepada awak media, Senin (23/9) menjelaskan, keberadaan Fokdakan ini sangat penting dalam mengoptimalkan potensi di sektor perikanan air tawar. Dimana, kegiatan budidaya ikan air tawar sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan lapangan pekerjaan serta dapat dijadikan kawasan destinasi wisata.
”Dan kita melihat, potensi di sektor perikanan air tawar ini masih menjanjikan untuk dikembangkan di wilayah Kota Dumai ini,” kata Paisal.
Untuk kegiatan budidaya ikan air tawar pertahunnya mampu menghasilkan sekitar 200 ton per tahun. Sedangkan budidaya udang vaname mampu menghasilkan sekitar 9,3 ton per tahun.
Mengingat potensi di sektor budidaya ikan air ini cukup menjanjikan, gilirannya dibentuk 47 kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kota Dumai yang berasal dari tujuh kecamatan. Kelompok pembudidaya ikan air tawar dan Fokdakan ini telah dikukuhkan di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung.
”Kita menilai hasil tahun ini dinilai cukup baik. Dengan adanya kelompok pembudidaya dan Fokdakan ini, diharapkan produksi budidaya ikan air tawar di Dumai bisa lebih meningkat lagi,” kata Paisal.(ade)
Laporan Syahri Ramlan, Dumai
Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…
Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…
Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…
Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…