MUFLIHUN
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP kembali menyoroti banyaknya jalan rusak di Kota Pekanbaru akibat dampak galian proyek. Pj Wako mengingatkan pihak pelaksana proyek agar berkoordinasi dengan pemko saat melakukan galian di badan jalan.
Kali ini Pj Wako menyoroti galian proyek sistem pengadaan air minum (SPAM). Seperti di ruas Jalan Tuanku Tambusai arah Jalan Jenderal Sudirman dan di beberapa jalan lainnya. Bagian kiri badan jalan banyak lubang-lubang bekas galian yang tak kunjung ditutup.
Menurut Pj Wako, pelaksana proyek tidak memiliki planing. Seharusnya, menurut orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini, pihak pelaksana memberitahukan kepada pemerintah setempat, baik camat maupun pemko, terkait adanya pengerjaan di jalan tertentu. Sehingga masyarakat tidak lagi bertanya-tanya, dan tiba-tiba jalan sudah digali.
”Kami sudah atensikan juga ini kepada asisten, ketika ada proyek melubangi jalan agar menginformasikan kepada kita, biar kita informasikan kepada camat. Sehingga masyarakat tahu dan tidak terganggu,” tegas Muflihun, Ahad (25/2).
Ke depan, dirinya ingin proyek galian di jalan-jalan agar ada pemberitahuan dulu. Dirinya tidak ingin jalan yang sudah bagus kembali dirusak karena pengerjaan yang berulang-ulang.
”Jangan seperti saat ini, begitu jalan bagus dilubangi lagi, begitu bagus dilubangi lagi, itu kan mubazir perbaikan yang dilakukan,” imbuhnya.(ilo)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…