Categories: Metropolis

Lagi, PKL di Jalan HR Soebrantas Ditertibkan

TUAH MADANI (RIAUPOS.CO) – Kerap ditertibkan, pedagang kaki lima (PKL) di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tuah Madani tetap kembali berjualan di jalur lambat, trotoar dan bahu jalan. Kondisi ini kerap dikeluhkan masyarakat karena menyebabkan penyempitan badan jalan.

Pantauan Riau Pos, Selasa (19/3), puluhan petugas gabungan dari TNI dan Polri serta Camat Tuah Madani mendatangi satu per satu lapak pedagang yang memakan badan jalan serta trotoar sehingga membuat penyempitan arus lalu lintas di kawasan padat penduduk tersebut.

Tim gabungan sempat berdialog bersama para pedagang agar mau meninggalkan lokasi dagangannya yang memakan badan jalan karena mengganggu arus lalu lintas kendaraan.

Menurut Camat Tuah Madani Tengku Ruzen, langkah penertiban kali ini sengaja dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Tuah Madani bersama Polsek Tampan dalam upaya menertibkan PKL yang berjualan di badan Jalan HR Soebrantas di bulan suci Ramadan ini.

Penertiban ini dilakukan karena keberadaan PKL yang berjualan di badan jalan dianggap mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan karena berjualan di bukan lokasi yang tepat.

”Kami pihak kecamatan Tuah Madani bersinergi bersama TNI-Polri untuk pengamanan dan penertiban, hal ini dilakukan untuk membantu kelancaran penertiban para pedagang kaki lima yang tidak mentaati peraturan dan ketentuan,” ujarnya.

Lanjut Tengku Ruzen, penertiban ini merupakan program lanjutan dari sosialisasi yang telah dilakukan sebelumnya kepada para pedagang agar tidak lagi memanfaatkan bahunjalan sebagai lokasi untuk berjualan.

Bahkan, ke depannya petugas akan terus melakukan patroli setiap hari untuk memastikan PKL tidak kembali berjualan di lokasi tersebut.

”Kita lakukan pendekatan secara persuasif dengan memberikan pengertian-pengertian kepada para pedagang agar tidak lagi menggunakan bahu jalan ini sebagai tempat komersial karena ini sangat membahayakan keselamatan pengendara dan pedagang itu sendiri,” jelasnya.

Meskipun begitu, pihaknya tak menampik jika masih banyak pedagang yang bermain ”kucing-kucingan” dengan pemerintah sehingga berbagai langkah  pendekatan kepada para pedagang akan terus dilakukan agar mereka memahami bahaya yang ditimbulkan dari berjualan dibahu jalan.

”Upaya pendekatan sudah pasti akan kami lakukan. Ke depannya petugas baik dari kepolisian ampun dari kecamatan akan terus melakukan patroli dan imbauan kamtibmas kepada pedagang dalam setiap harinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Tampan Kompol Asep Rahmat menambahkan bahwa kehadiran pihaknya hanya memberikan pendampingan dan pengaman agar penertiban ini berjalan lancar.

Dengan adanya tindakan penertiban yang dilakukan bersama-sama dengan pihak kecamatan dan TNI ini akan dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif agar para pedagang tidak lagi berjualan di bahu jalan dan membahayakan keselamatan banyak orang.

”Ke depan anggota kami akan ikut membantu pihak kecamatan dalam melakukan pemantauan dilapangkan kepada para PKL,” tegasnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Tuah Madani

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

11 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

12 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

14 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

15 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

15 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

15 jam ago