Categories: Hukum Kriminal

Kemenakan Aniaya Paman hingga TewasÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Berawal dari rasa sakit hati, karena sering direndahkan oleh pamannya sendiri, seorang pria berinisial AS (37) melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas.

Kapolsek Tampan, AKP I Komang Aswatama menjelaskan, kejadian ini terjadi pada 21 November lalu, di mana korban atas nama Abu Salim, tinggal bersama dengan pelaku yang merupakan kemenakan dari korban sendiri sejak tahun 2011.

"Ini berawal dari adanya rasa sakit hati dari pelaku, yang merasa sering direndahkan oleh korban, seperti pernah melakukan pengusiran dari rumah, dan pernah dianggap gila oleh korban," kata Kapolsek Tampan saat gelar ekspos, Senin (29/11).

Berdasarkan perlakuan korban terhadap pelaku, muncullah niat jahat pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Saat pelaku dan korban berada di rumah. Saat itu, pelaku yang sedang memasak air langsung menyiramkan air panas ke arah korban dan kemudian memukulkan martil ke kepala korban sebanyak tiga kali yang mengenai bagian kening korban.

"Setelah melihat korban tumbang, saat itu juga korban dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa korban sudah tidak dapat tertolong," tambah  Komang.

Istri korban berinisial F yang juga berada di rumah tersebut langsung menyuruh pelaku untuk naik ke lantai atas, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tampan.

Tidak lama kemudian, polisi pun datang ke rumah korban dan berhasil mengamankan pelaku yang berada di lantai atas rumah korban.

Pihak kepolisian mengamankan satu buah panci dan martil yang digunakan pelaku untuk melakukan penganiyaan. Akibat perilakunya, AS dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHPidana, dengan ancaman seumur hidup atau 20 tahun penjara.(bay)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

6 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

6 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

7 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

7 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago