Categories: Hukum Kriminal

Diduga Korupsi Tanah Transmigrasi, Mantan Kades Indra Sakti Ditahan

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar menahan mantan Kepala Desa Indra Sakti, Misdi, atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengalihan status tanah restan kawasan transmigrasi di desa tersebut.

Penahanan dilakukan setelah penyidik Kejari Kampar menetapkan Misdi sebagai tersangka, berdasarkan hasil ekspos perkara di Kejaksaan Tinggi Riau pada Selasa (20/5). Tersangka menjabat sebagai kepala desa pada periode 2017–2023.

Kasi Intel Kejari Kampar Jackson Apriyanto, didampingi Kasi Pidsus Marthalius, menyebutkan bahwa penahanan dilakukan berdasarkan surat perintah dari Kajari Kampar, berlaku selama 20 hari ke depan sejak Jumat (23/5).

Menurut Jackson, penyidik telah menemukan dua alat bukti yang sah, dengan dugaan kerugian negara sementara mencapai Rp1,3 miliar lebih, sembari menunggu hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Kampar.

Misdi diduga menyalahgunakan wewenangnya dengan menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) kepada perorangan atas tanah negara yang diperuntukkan untuk kas desa dan fasilitas umum. Tanah seluas lebih dari 40 hektare itu merupakan bagian dari kawasan transmigrasi UPT II Sei Garo yang ditempati sejak 1989–1990.

“Tindakan tersebut menyebabkan Pemerintah Kabupaten Kampar maupun Pemerintah Desa Indra Sakti tidak lagi dapat mengelola atau menguasai aset tanah tersebut,” tegas Jackson. Ia menambahkan, tersangka juga menerima sejumlah uang secara ilegal dari proses pengurusan surat-surat tanah.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

13 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

13 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

1 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago