Categories: Hukum Kriminal

Kesaksian Ayah Cari Anaknya Keliling Jakarta

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kartono (40), ayah APA (5), korban pembunuhan sadis seorang remaja berinisial NF (14), angkat suara terkait musibah yang menimpa anaknya. Dia menyampaikan, pada Kamis (4/3) anaknya tak kunjung pulang ke rumah.

Saat itu posisi dia tengah bekerja di sebuah bengkel di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Salah seorang tetangganya menghubungi dia menggunakan nomor telepon istrinya, dan menyampaikan anaknya belum pulang sampai pukul 18.30 WIB.

"Istri saya soalnya sudah dalam kondisi panik karena anak belum pulang juga. Kemudian saya langsung pulang. Situasi di sini sudah ramai," kata Kartono saat ditemui di kediamannya di Jalan B II RT 4/6 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).

Sesampainya di rumah, Kartono segera bergegas mencari anaknyam dia mengitari komplek tempat tinggalnya. Sampai pukul 23.00 WIB, anaknya tak kunjung ditemukan. Ketua RT setempat bersama polisi pun sudah berusaha membantu mencari namun tak ada hasil.

Akhirnya pak polisi suruh saya buat laporan ke Polsek. Sekitar jam 11an saya laporan kehilangan. Setelah itu saya pulang untuk istrirahat," imbuhnya.

Saat pagi datang, pencarian APA dilanjutkan. "Saya cari sampe wilayah (Pasar) Senen sampai (Jakarta) Kota," kata Kartono. Namun, masih tak ada hasil. Ketika Kartono pulang, warga dan polisi sudah ramai berada di rumah pelaku NF yang letaknya bersebelahan dengan rumahnya. Di sana dia sangat terkejut mendapati anaknya sudah tewas di dalam lemari baju milik NF.

Sebelumnya, Pembunuhan sadis dilakukan NF terhadap bocah 5 tahun berinisial APA. Kejadian ini terjadi di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/3) pukul 11.00 WIB.

"Pengakuan dari seorang NF dia melakukan dengan kesadaran dan dia terinspirasi oleh film," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

24 menit ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

30 menit ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

46 menit ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

52 menit ago

Dampak Asap Karhutla Diskes Kepulauan Meranti Catat 1.128 Kunjungan Balita Sakit

Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti mencatat 1.128 kunjungan balita dengan keluhan batuk dan sesak napas periode…

1 jam ago

Pemkab Rohul Minta 38 Perusahaan Transparan Soal Hasil Seleksi Job Fair 2026

Job Fair perdana Kabupaten Rokan Hulu resmi ditutup pada Minggu (18/10/2026) sore dengan hasil awal…

2 jam ago