Kondisi kabut asap di perairan Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu. Data kesehatan mencatat 1.128 kunjungan balita dengan keluhan batuk atau kesulitan bernapas selama Juni hingga September 2026. (Dok. Riaupos.co)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengancam kesehatan masyarakat, khususnya kelompok balita di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti mencatat sebanyak 1.128 kunjungan balita dengan keluhan batuk hingga kesulitan bernapas sepanjang periode Juni hingga September 2026.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Kepulauan Meranti, Widya Nengsih, mengonfirmasi bahwa angka kunjungan berfluktuasi setiap bulannya, yakni 276 kasus pada Juni, 233 kasus di bulan Juli, melonjak 327 kasus pada Agustus, dan sedikit menurun menjadi 292 kasus pada September.
“Meskipun penurunan terjadi di September, angkanya masih terbilang tinggi. Paparan partikel halus asap karhutla dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memperburuk gejala pada anak-anak,” ujar Widya mewakili Kadiskes Ade Suhartian, Ahad (18/10/2026).
Selain keluhan pernapasan dan ancaman ISPA yang mencapai 6.825 kasus hingga pertengahan tahun, Diskes Meranti juga menaruh perhatian serius pada temuan kasus pneumonia balita.
Masyarakat dan para orang tua diimbau untuk membatasi aktivitas anak di luar ruangan, menutup akses asap masuk ke dalam rumah, memakaikan masker sesuai standar, serta segera membawa balita ke fasilitas kesehatan jika mendapati gejala napas cepat atau tarikan dinding dada.(wir)
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…