Categories: Internasional

Temuan Kuburan Massal di Gaza, PBB Desak Gelar Penyelidikan Independen

GAZA (RIAUPOS.CO) – TEMUAN lebih dari 300 jenazah dalam kuburan massal di sekitar area RS Nasser dan RS Al-Shifa di Gaza memantik reaksi. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan, temuan tersebut harus diinvestigasi secara mendalam. Bukti-bukti terkait temuan itu juga harus dijaga dengan baik.

Dilansir Aljazeera, Kamis (25/4) ditemukan 392 jenazah di dua area tersebut yang terdiri atas perempuan, anak-anak, hingga lansia. Ditemukan sejumlah indikasi bahwa para korban tersebut mengalami penyiksaan sebelum akhirnya dikubur.

Setelah melakukan penggalian selama enam hari beruntun, Palestinian Civil Defence membeberkan fakta baru yang tragis. Puluhan jenazah ditemukan dengan tangan terikat dan tabung infus yang masih menempel. Ditengarai, korban-korban tersebut dikubur hidup-hidup. ’’Kami masih butuh pendalaman forensik untuk sekitar 20 jenazah yang kami pikir mereka dikubur hidup-hidup,’’ ujar salah seorang anggota Palestinian Civil Defence Mohammed Mughier.

Kepala Pertahanan Sipil Khan Younis Yamen Abu Sulaiman mengatakan, hanya 65 di antara 392 jenazah yang berhasil dikenali keluarga. Temuan bahwa jenazah tersebut ’’ditumpuk’’, sebut Yamen, mengindikasikan bahwa lokasi itu menjadi tempat eksekusi.

Komisaris PBB untuk HAM Volker Turk menegaskan bahwa temuan tersebut harus ditindaklanjuti dengan investigasi yang independen, efektif, dan transparan. Dia mengutuk keras atas fakta bahwa kasus tersebut terjadi di rumah sakit yang haram dijamah saat perang. ’’Pembunuhan yang disengaja terhadap warga sipil, tahanan, dan orang lain yang berada dalam kondisi hors de combat adalah kejahatan perang,’’ tegas Turk.

Dilansir BBC, Juru Bicara PBB Stephane Dujarric dalam konferensi pers mengungkapkan keresahannya atas temuan itu. ’’Kita memerlukan agar semua situs ini diselidiki sepenuhnya, dengan cara yang kredibel dan independen,’’ ujar Dujarric.

Pihak Gaza menuding Israel sebagai pelaku. Kantor Berita Pemerintah Gaza menegaskan bahwa Israel sebelumnya menyerang rumah sakit-rumah sakit tersebut, menghancurkan bangunan dan orang-orang di sana secara barbar.

’’Kami menyerukan kepada jaksa Pengadilan Kriminal Internasional untuk menyelidiki pembantaian yang dilakukan tentara Israel di Kompleks Nasser dan Kompleks Al-Shifa,’’ tulis mereka.

Militer Israel (IDF) menampik tudingan itu. Dalam sebuah pernyataan, mereka menyebut selama melakukan operasi di RS Nasser, jenazah-jenazah tersebut dikubur orang Palestina sendiri. Penggalian mereka lakukan untuk mencari sandera dan orang yang hilang. ’’Penggalian dilakukan dengan hati-hati dan hanya berfokus ke tempat yang diindikasikan terdapat sandera. Selama pencarian (jenazah, red) dikembalikan ke tempat semula,’’ klaim IDF.(agf/bay/esi)

Laporan JPG, Gaza






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

1 hari ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

2 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

4 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

4 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

4 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

4 hari ago