Categories: Internasional

Serang Umat Islam, Narendra Modi Dilaporkan ke KPU

NEW DELHI (RIAUPOS.CO) – Pernyataan Perdana Menteri India Narendra Modi tentang umat Islam mendapat berbagai hujatan. Pada Ahad (21/4), Modi menyebut umat Islam (muslim) di India sebagai penyusup yang memiliki banyak anak dan pencuri. Komentar itu dikecam oposisi India.

Dilansir dari Times of India, pada rapat umum di Rajasthan, Modi menyerang oposisi India, Partai Kongres. Dia menyebut, jika Partai Kongres menang pemilu, kekayaan India akan diberikan ke umat Islam. ’’Mereka akan memberikan itu kepada para penyusup. Apakah menurut Anda uang yang Anda kumpulkan harus diberikan kepada para penyusup?’’ kata Modi.

Presiden Partai Kongres India Mallikarjun Kharge menggambarkan pernyataan Modi sebagai ujaran kebencian. Sementara, Juru Bicara Partai Kongres Abhishek Manu Singhvi menegaskan keberatan atas komentar Modi terhadap umat Islam di India.

Partai Kongres melaporkan tindakan Modi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin (22/4). Dia dilaporkan dengan tuduhan melanggar peraturan yang melarang kandidat terlibat dalam aktivitas apa pun yang memperburuk ketegangan agama. Kode etik KPU melarang kandidat menggunakan perasaan kasta atau komunal untuk meraih suara. ’’Sejak 2002 hingga hari ini, satu-satunya jaminan Modi adalah melecehkan umat Islam dan mendapatkan suara,’’ kritik Presiden Partai Majlis-e-Ittehad-ul-Muslimeen Asaduddin Owaisi.

Modi yang notabene seorang nasionalis Hindu berkali-kali dikritik. Pimpinan Partai Bharatiya Janata (BJP) itu kerap dituduh memupuk intoleransi agama dan terkadang kekerasan. BJP membantah tuduhan tersebut dengan menyebut kebijakannya menguntungkan rakyat India. Pemungutan suara pemilu India dimulai sejak Jumat (19/4) dan berlangsung selama enam minggu. Data survei memprediksi Modi dan BJP menang. Hasil pemilu India akan keluar pada 4 Juni.(dee/bay/esi)

Laporan JPG, New Delhi

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Dari Kehilangan ke Kebahagiaan, Wako Pekanbaru Beri Motor untuk Sandro

Sandro, warga disabilitas di Pekanbaru, terharu terima motor baru dari wali kota setelah kehilangan akibat…

11 jam ago

Wako Pekanbaru Tegas: Gaji ASN dari Uang Rakyat, Harus Kerja Maksimal!

Ratusan ASN Pekanbaru resmi jadi PNS. Wako ingatkan gaji berasal dari uang rakyat dan minta…

12 jam ago

Layanan KTP di Pekanbaru Hampir Dua Pekan Gangguan, Warga Keluhkan Antrean Lama

Layanan KTP dan KIA Disdukcapil Pekanbaru terganggu hampir dua pekan. Antrean panjang terjadi, warga keluhkan…

12 jam ago

Pasca Kebakaran Hebat, Ratusan Warga Pulau Kijang Dapat Bantuan Sembako

Sebanyak 106 KK korban kebakaran di Pulau Kijang mulai menerima bantuan darurat. Pemerintah fokus penuhi…

13 jam ago

Polisi Bongkar Penimbunan Solar di Pelalawan, 13,6 Ton Disita!

Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…

13 jam ago

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

1 hari ago