Sejumlah warga saat melintas di Jalan Barangan yang mengalami rusak, baru-baru ini.
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Warga Desa Barangan Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berharap pembangunan jalan di daerah itu. Kerena hingga saat ini, jalan poros Desa Barangan masih dalam kondisi rusak berat. Kondisi yang ada diperparah oleh cuaca hujan yang tidak menentu. Begitu juga pada jalan tersebut selalu dilewati oleh mobil angkutan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan angkutan pasir.
Demikian disampaikan Ali Usman, salah seorang warga Desa Barangan, Senin (10/3). “Kondisi jalan Desa Barangan sudah lama mengalami rusak dan sudah layak diperbaiki,” ujar Ali.
Jalan poros di Desa Barangan, sebutnya, merupakan jalan satu-satunya bagi warga untuk dilewati. Sehingga ketika jalan rusak, sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Kondisi itu juga diusulkan melalui pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan Rengat Barat pada Senin (10/3).
“Harapan kami ini juga disampaikan pada pelaksanaan Musrenbang. Sehingga dengan harapan, apabila tidak bisa dikerjakan di tahun 2025, hendaknya di tahun 2026 dapat terlaksana,” harapnya.
Dalam pada itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kabupaten Inhu, Suheri ST mengatakan bahwa, jalan Desa Barangan masuk dalam ruas Pekan Heran-Pasir Ringgit. Sehingga setidaknya dapat dianggarkan melalui dana bagi hasil sawit.
“Tahun kemarin, beberapa spot sudah ada peningkatan jalan di ruas jalan Pekan Heran-Pasir Ringgit dengan total panjang sekitar 3 km,” ucapnya.
Setidaknya sambung Suheri, permohonan warga Desa Barangan dapat diusulkan atau diprogramkan melalui dana bagi hasil sawit. “Mudah-mudahan dana bagi hasil sektor kepala sawit dapat meningkatkan penerimaannya hingga dapat dipergunakan untuk membangun lebih banyak,” harapnya.(kas)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…