Categories: Hiburan

Comeback ke Layar Lebar

RIAUPOS.CO – Pelantun Oh Kasih menjelaskan setidaknya ada tiga alasan kembali ke layar lebar lewat film Perewangan. Pertama, melawan rasa takut. Shanty menyebut tiap orang pasti punya rasa takut.

“Tadinya gue bilang enggak akan main film lagi. Main film itu berat, butuh waktu lama. Tadinya gue pikir kayaknya enggak mungkin lagi. Tapi salah satu resolusi 2024 adalah gue mau menantang apa yang gue takutkan,” kata Shanty.

Pemilik album Persembahan dari Hati mencontohkan selama ini takut diving. Perlahan, Shanty menabrak ketakutan itu hingga kini menikmati diving. Begitu pula dengan syuting film setelah menikah dan punya dua anak.

Bintang film Berbagi Suami menyebut melawan rasa takut nyatanya membuka berbagai kesempatan baru yang menyenangkan. “Gue enggak mau ketakutan terhadap setan memblok kemungkinan untuk sukses lagi dan comeback ke dunia film. Kalau gue takut terus, sementara Sanjay (Casting Director MD Pictures) menawarkan, bagaimana?” ujar Shanty.

Alasan kedua, mantan VJ MTV ini rupanya belum pernah membintangi film horor. Karenanya, Perewangan adalah mimpi yang jadi kenyataan. Tanggal 27 Februari 2024, Shanty siap syuting di bawah arahan Awi Suryadi.

“Kenapa gue mau comeback karena belum pernah main film horor,” cetusnya. Ini bukan kali pertama Shanty berkolaborasi bareng MD Pictures. Pada 2007, ia membintangi Kala karya Joko Anwar yang meraih Piala Citra Tata Artistik dan Sinematografi Terbaik.

Alasan terakhir, naskah. “Begitu baca skripnya bagus. Semuanya bagus. Jadi sudahlah, kayaknya ramuannya semua ada di situ, jadi kayak marilah ke mari (syuting lagi),” Shanty mengakhiri.(int/eca)

Redaksi

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

14 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

14 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

14 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

14 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

14 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

16 jam ago