(RIAUPOS.CO) – Mpok Alpa mengaku tak ambil pusing atas teror yang dialaminya belakangan ini. Terbaru, rumah Alpa dilempari benda oleh orang misterius.
“Gue berpikir positif saja jangan mikir yang macem-macem anggap saja orang lagi jualan pagi-pagi bendanya jatuh gitu aja kita udah,” kata Alpa di Kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan baru-baru ini.
Alpa sendiri masih mengingat kejadian serupa yang dialaminya sebelum kejadian teror tersebut.
Dia menyebut rumahnya pernah dilempari tanah kuburan hingga binatang mati. Ironisnya, CCTV rumah Mpok Alpa selalu dalam keadaan tidak menyala ketika teror itu terjadi.
“Gue pernah dilempar tanah kuburan cuma gue baru speak up aja. Dulu gue pernah dilempari tanah kuburan, binatang mati, macem-macem,” tutur wanita berusia 36 tahun itu.
Kendati demikian, Mpok Alpa memilih untuk tak ambil pusing terhadap kejadian ini. Apalagi, dia mengaku tak memiliki bukti kuat untuk menuduh siapapun yang melakukan hal tersebut.
“Nggak pernah cari tahu nggak, nggak memang CCTV nggak ada bukti, di depan gerbang saja, yang nemuin sopir gue, bendanya lebar banget. Gue juga cari tahu ini benda siapa. Keluarga gue nggak ada yang segini,” pungkasnya.(int/eca)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.