Categories: Ekonomi Bisnis

Armada 737 Max-9 Dilarang Terbang Sementara

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Imbas keputusan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat yang melarang ratusan pesawat Boeing 737 Max-9 untuk terbang, pemerintah juga melarang sementara atau temporary grounded unit pesawat Boeing 737 Max-9 yang dimiliki oleh Lion Air.

Keputusan FAA tersebut muncul pasca insiden pintu darurat pesawat Alaska Airlines yang lepas di tengah penerbangan. Namun, pihak Lion Air menyatakan armada 737 Max-9 yang dimiliki berbeda dengan pesawat yang digunaka Alaska Airlines.

”Berdasarkan hasil koordinasi bersama pabrikan pesawat Boeing dan pihak berwenang lainnya, Lion Air menegaskan bahwa Boeing 737-9 MAX yang dioperasikan tidak termasuk dalam kategori pesawat yang mengalami insiden terkait pintu darurat bagian tengah,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, saat dihubungi, Selasa (9/1).

Danang menjelaskan, Boeing 737-9 Max Lion Air dilengkapi mid cabin emergency exit door type II active door, yang berarti sistem pintu darurat bagian tengah tersebut berfungsi aktif dan dapat dioperasikan secara baik.

Oleh karena itu, lanjut Danang, armana milik Lion Air tidak termasuk dalam kategori perintah keselamatan udara yang memerlukan tindakan segera atau emergency airworthiness directive (EAD) nomor 2024-02-51 yang diterbitkan Federal Aviation Administration (FAA) pada 6 Januari 2024.

Sebagai informasi, EAD tersebut mengharuskan pemeriksaan segera terhadap pesawat Boeing 737-9 MAX yang memiliki pintu darurat bagian tengah non-aktif (mid cabin door plug). EAD itu berlaku untuk sekitar 171 pesawat di seluruh dunia.

Terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub M. Kristi Endah Murni menyatakan, Boeing 737 Max-9 milik Lion Air tidak menggunakan tipe mid exit door plug tetapi mid cabin emergency exit door type II, yang berarti sistem pada pintu darurat bagian tengah tersebut berfungsi aktif dan dapat digunakan untuk proses evakuasi.

“Terkait dengan EAD, Boeing telah memberikan konfirmasi melalui surat elektronik kepada Lion Air yang diterima pada tanggal 7 Januari 2024, bahwa 3 unit pesawat Boeing 737 Max-9 milik Lion Air tidak termasuk dalam kategori tersebut karena memiliki perbedaan tipe pintu mid exit dengan pesawat milik Alaska Airlines,” ujar Kristi.

Ditjen Perhubungan Udara juga telah melakukan review dan evaluasi terhadap pesawat milik Lion Air dengan registrasi PK-LRF, PK-LRG, PK-LRI. Hasilnya, semua tidak memiliki mid exit door plug.

Meskipun demikian, Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan Airworthiness Directives (AD) atau Petunjuk Pelaksanaan Kelaikan Udara 24-01-001-U tentang pemberlakuan FAA AD 2024-02-51 yang dikhususkan untuk pesawat B737-9 yang memiliki mid cabin door plug. “Diputuskan memberhentikan pengoperasian sementara pesawat Boeing 737-9 Max sejak 6 Januari 2024 sampai perkembangan lebih lanjut. “Keamanan dan keselamatan operasi penerbangan tetap menjadi prioritas kami,” tutup Kristi. (agf/dio/jpg)

Redaksi

Recent Posts

GMKR Riau Resmi Dideklarasikan, Usung Agenda Pengembalian Kedaulatan Rakyat

GMKR Riau resmi dideklarasikan di Pekanbaru dengan agenda pengembalian kedaulatan rakyat serta sorotan terhadap pengaruh…

25 menit ago

Pertamax Tembus Rp16.250, Antrean Pertalite di SPBU Pangkalan KerinciMengular hingga Bikin Macet

Harga Pertamax naik hingga Rp16.250 per liter memicu lonjakan antrean Pertalite di SPBU Pangkalan Kerinci,…

2 jam ago

Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat, Jabatan Strategis di Pemko Pekanbaru Bergeser

Sebanyak 42 pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru dilantik. Wakil Wali Kota Markarius Anwar meminta seluruh…

20 jam ago

Kesaksian Korban Selamat Ambulans Maut, Tak Sangka Telepon Itu Jadi Pesan Terakhir

Korban selamat ambulans maut di Tol Pekanbaru-Dumai menceritakan detik-detik kecelakaan dan pesan terakhir putrinya kepada…

1 hari ago

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026. Sementara Pertalite dan…

1 hari ago

Milad Inhil ke-61, Lebih dari 100 Petani Unjuk Ketangkasan Menyolak Kelapa

Lomba menyolak kelapa meriahkan Milad ke-61 Inhil. Lebih dari 100 petani unjuk ketangkasan sekaligus melestarikan…

2 hari ago