siti-badriah-kena-covid-saat-hamil-tua-bagaimana-kondisi-bayinya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pedangdut Siti Badriah diketahui terpapar Covid-19 saat dirinya tengah hamil tua. Untungnya tidak ada kendala apapun pada perempuan yang akrab disapa Sibad dan juga buah hati di dalam kandungannya. Sampai saat ini ibu dan si buah hati di dalam kandungan dalam keadaan sehat.
’’Normal ya bayinya nggak ada masalah apa-apa,” ucap Ithink dari manajemen Sibad kepada JawaPos.com, Senin (7/2).
Saat Sibad terpapar Covid-19, ia mengalami sakit pada tenggorokan, mual-mual, dan sedikit batuk. Dia terpapar bersamaan dengan suaminya, Krisjiana Baharudin. Siti Badriah mengumumkan positif Covid-19 pada 3 Februari 2022.
Namun sejak kemarin (6/2), pelantun Lagi Syantik itu dan suaminya sudah dinyatakan sembuh dari virus korona yang bersarang di tubuh mereka. Hal diungkapkan Sibad dengan memposting hasil tes swab antigen melalui Instagram Story. ’’Update hari ini, kita berdua udah negatif. Alhamdulillah,” jelas Siti Badriah kepada para penggemarnya.
Kendati sudah dinyatakan sehat, keduanya masih melanjutkan isolasi mandiri. Sibad dan suami bahkan masih mendapatkan paket buah-buahan dari relasinya untuk menemani mereka selama menjalani isolasi.
Ithink juga mengungkapkan, persalinan Siti Badriah kemungkinan akan dilaksanakan pada Maret mendatang. Sebab usia kandungannya kini sudah memasuki 8 bulan. ’’Perkiraan sebelum puasa, ya, kurang-lebihnya bulan Maret, karena sekarang sudah 8 bulan,” tuturnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.